Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional

Kolonel Iswan Nusi Resmi Naik Pangkat Jadi Brigjen TNI

Kolonel Infantri TNI Iswan Nusi resmi naik pangkat menjadi Brigjen TNI dan menjabat Asops Kodam Jaya.

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
KENAIKAN PANGKAT - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Brigjen TNI Iswan Nusi di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat pada beberapa waktu lalu. Kolonel Infantri TNI Iswan Nusi resmi naik pangkat menjadi Brigjen TNI dan menjabat Asops Kodam Jaya. 

Ringkasan Berita:
  • Kolonel Infantri TNI Iswan Nusi resmi naik pangkat menjadi Brigjen TNI dan menjabat Asops Kodam Jaya
  • Kariernya meliputi Dandim 0618/Kota Bandung, Komandan Batalyon 764 di Papua, dan bidang penerangan militer.
  • Lulusan terbaik Sesko TNI 2025 ini menekankan kepemimpinan modern menggabungkan pengalaman lapangan, kematangan sistem, dan kemampuan strategis, termasuk komunikasi publik dan penguasaan teknologi seperti AI.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kolonel Infantri TNI Iswan Nusi secara resmi naik pangkat menjadi Brigjen TNI.

Kini, Iswan menjabat sebagai Asops (Asisten Operasi) Kodam Jaya.

Kenaikan pangkat diungkapkannya merupakan amanah.

Jauh sebelumnya, Iswan pernah bertugas sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 0618/Kota Bandung.

Posisi itu menempatkannya pada level paling konkret dalam pelaksanaan fungsi militer di Indonesia, yakni komando teritorial.

Di posisi ini, seorang perwira berhadapan langsung dengan realitas masyarakat, dinamika sosial, hingga potensi konflik yang tidak selalu berbentuk 'perang terbuka'. 

"Dalam peran tersebut menuntut saya punya ketegasan, ketenangan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat di tengah situasi yang cair," kata Iswan Nusi dalam siaran tertulis pada Senin (30/3/2026).

Selain itu, Iswan juga pernah menjadi Komandan Batalyon 764/lamba Baua Kaimana, Papua.

Pekerjaannya selama di sana pun sangat berisiko.

"Karena medan yang dihadapi bukanlah peluru, melainkan kerumitan koordinasi lintas sektor demi menjaga stabilitas wilayah," lanjutnya.

Baca juga: Penjelasan Resmi Mabes TNI soal Penyerangan Israel terhadap Prajurit TNI: Satu Tewas, Tiga Terluka

Iswan menambahkan ia pernah mengemban amanah di bidang penerangan militer.

Di era disrupsi informasi saat ini, posisi tersebut menjadi sangat krusial. 

"Seorang perwira seperti saya dituntut memiliki kemampuan membaca situasi bukan hanya secara fisik di lapangan, tetapi juga di ruang publik dan media digital," ucapnya.

"Saya juga perlu menguasai teknologi terbaru termasuk AI (Artificial Intellegence/ Kecerdasan Buatan)," sambung Lulusan terbaik Pendidikan Reguler 54 Sesko TNI  tahun 2025 dengan gelar Magna Cumlaude itu.

Kemampuan komunikasi strategis Iswan kini menjadi bagian integral dari spektrum kepemimpinan modern.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved