Sabtu, 9 Mei 2026

Idul Fitri 1447 H

Penuh Kehangatan Prabowo Sambut SBY-AHY di Open House Lebaran Istana

Prabowo Subianto secara langsung menyambut kedatangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir bersama putranya

Tayang:
Editor: Joanita Ary
Kompas TV/Tidak Ada
HALAL BIHALAL -- Suasana hangat dan penuh nuansa kebersamaan mewarnai gelaran open house Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menyambut kedatangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir bersama putranya, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. 

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Suasana hangat dan penuh nuansa kebersamaan mewarnai gelaran open house Idulfitri 1447 Hijriah di Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menyambut kedatangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir bersama putranya, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Kehadiran tokoh-tokoh nasional tersebut menjadi salah satu momen yang menyita perhatian dalam rangkaian silaturahmi Lebaran di Istana.

Prabowo terlihat menyambut SBY dengan penuh kehangatan, menandai eratnya hubungan personal sekaligus simbol kesinambungan kepemimpinan nasional lintas era.

Tak hanya Presiden, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka juga turut menyambut kedatangan SBY dan AHY.

Interaksi di antara para pemimpin ini berlangsung dalam suasana cair, mencerminkan semangat persatuan yang kerap digaungkan dalam momentum Idulfitri.

Open house di Istana Kepresidenan Jakarta tahun ini menjadi ajang silaturahmi bagi berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, tokoh politik, hingga masyarakat umum.

Tradisi ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan juga ruang mempererat hubungan antar elite bangsa di tengah dinamika politik yang terus berkembang.

Kehadiran SBY dan AHY dalam acara tersebut dinilai memiliki makna tersendiri.

Selain memperkuat pesan rekonsiliasi dan kebersamaan, momen ini juga menunjukkan komunikasi politik yang tetap terjaga di antara para pemimpin nasional, baik yang tengah menjabat maupun yang pernah memimpin.

Dalam balutan suasana Lebaran yang identik dengan saling memaafkan, pertemuan para tokoh bangsa di Istana menjadi simbol penting bahwa perbedaan politik tidak menghalangi terjalinnya hubungan yang harmonis.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa kepentingan nasional tetap menjadi titik temu utama di atas berbagai kepentingan lainnya.

 

Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved