Jumat, 22 Mei 2026

Viral Media Sosial

Dedi Mulyadi Panggil Kades dan Audit Dana Desa Buntut Intimidasi Kang Holis

Usai mengkritik jalan desa rusak di Garut, Kang Holis mendapat intimidasi. Gubernur Jabar Dedi Mulyadi turun tangan.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Instagram @dedimulyadi71
VIRAL MEDIA SOSIAL - Kolase Gubernur Jawa Barat , Dedi Mulyadi dan Kang Holis (31) pedagang telur yang dilabrak pihak keluarga Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut. Dedi Mulyadi berencana mengaudit dana desa dan memediasi para pihak agar masalah segera selesai. 

Ringkasan Berita:
  • Video Kang Holis, pedagang telur di Garut, yang mengkritisi jalan desa rusak viral di media sosial. 
  • Setelah itu, ia diintimidasi dua pria yang merupakan keluarga Kepala Desa Panggalih. 
  • Kasus ini mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menghubungi Kang Holis melalui video call. 
  • Dedi menilai persoalan bukan sekadar jalan rusak, melainkan tersinggung terkait dugaan pengelolaan dana desa. 
  • Dedi berencana mengaudit dana desa dan memediasi para pihak agar masalah segera selesai.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Video Kang Holis (31) pedagang telur di Garut, Jawa Barat yang mengkritisi jalan desa yang rusak viral di media sosial.

Buntutnya, Kang Holis dilabrak pihak keluarga Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut.

Dalam video yang beredar, Kang Holis mendapatkan intimidasi dari dua orang pria yang merupakan keluarga Kepala Desa.

Video yang viral tersebut ditanggapi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Pria yang akrab disapa KDM itu kemudian menghubungi Kang Holis lewat sambungan video call.

Dalam video yang diunggah oleh KDM lewat instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Senin (5/1/2026), terekam percakapan antara KDM dengan Kang Holis.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menanyakan motif di balik kemarahan pihak Keluarga Kepala Desa.

"Terus kemudian, yang menjadi fokus mereka, marah sama Akang, apa? Yang mereka sangat berat, atau sangat kecewa terhadap postingan itu?" tanya Dedi Mulyadi.

"Emang Akang nuduh dia (Kepala Desa) korupsi?" tanya Dedi Mulyadi dibalas Kang Holis, 'Enggak'.

"Tersingungnya apa dia? mereka merasa disudutkan korupsi, atau apa?" tanya Dedi Mulyadi lagi.

Kang Holis terlihat bingung ketika ditanya oleh Dedi Mulyadi.

Kang Holis menduga kemarahan pihak Keluarga Kepala Desa karena dirinya memposting video jalan desa yang rusak.

Jalan desa yang rusak itu berimplikasi terhadap adanya dugaan korupsi dalam pembangunan jalan desa yang menggunakan dana desa.

Baca juga: Jawaban Pandji Usai Dibalas Dedi Mulyadi Soal Orang Sunda Bermasalah

"Jadi merasa, ya itu disudutkan korupsi sama saya. Padahal kan, saya tidak ada niatan malahan, Pak. Saya tidak ada, apalagi sama Kepala Desa," ungkap Kang Holis.

"Artinya mereka tersingung. Berarti itu bukan persoalan posting jalan jelek. Tapi persoalannya merasa disudutkan terhadap pengelolaan dana desa, sehingga mereka merasa dituduh korupsi," ujar Dedi Mulyadi menegaskan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved