Minggu, 10 Mei 2026

Viral Media Sosial

Dedi Mulyadi Ancam Geng Motor Ridwan Kamil: Anda Tidak Akan Pernah Bisa Lari

Viral Video Penganiayaan Sopir, Dedi Mulyadi Ancam Geng Motor XTC: Anda Tidak Akan Pernah Bisa Lari

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Instagram @dedimulyadi71
VIRAL MEDIA SOSIAL - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan korban penganiayaan anggota geng motor XTC di Jalan Cipatik-Soreang, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Minggu, 7 September 2025. Dedi Mulyadi menegaskan tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan di Jawa Barat. 

@askur02: Zaman si RK pan di jadiken ormas XTC mah runtah2 ge piaraan si RK

@s.n.s.alaydrus: Dri jaman naonnnnnn etaaa budak geng masih keneh weee

@diahmrdn: XTC kesayangan kang emil @ridwankamil tah paaak korban deui!!!!

@de.panglima: Pak ,ayah saya sudah sepuh Masi bekerja saya kadang was was KLO pulang malam dijalan bawa motor. Tolong genk motor yg meresahkan ditertibkan. @dedimulyadi71

@yudppp_: Bubarkeun kabeh geng motor nu meresahkan. Nyali patungan bikin resah hungkul pak

@ditagusmayanti: Hayo siapa yg merubah geng motor di jabar jadi ormas? Harusnya kan dibubarkan

Kronologi Kejadian

Video yang merekam kondisi seorang pengemudi mobil dalam kondisi lebam dan berdarah viral di media sosial.

Sopir itu disebut dianiaya oleh pengendara motor yang diduga geng motor di Jalan Cipatik-Soreang, Desa Cipatik, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB)

"Betul kami sudah terima laporan terkait dugaan dugaan tindak pidana penganiayaan di daerah Cipatik, KBB. Itu kejadian hari Minggu (7/9/2025) sore," kata Kapolsek Cililin, AKP Andriani dikutip dari Tribun Jabar pada Jumat (12/9/2025).

Andriani mengungkapkan, peristiwa penganiayaan tersebut bermula saat pengemudi inisial DR (24) melintas di Jalan Cipatik-Soreang. 

Di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor datang dari arah belakang melakukan atraksi 'Standing' hingga menyerempet spion maupun bagian depan mobil korban.

"Korban itu di dalam mobil bersama keluarga. Kondisi jalanan lagi macet, lalu ada pengendara R2 melakukan standing, hilang kendali, menyenggol kaca spion dan kap mobil, lalu ditegur," ungkapkanya.

Pengendara sepeda motor tersebut diduga tak terima dengan teguran korban kemudian melakukan pengrusakan terhadap mobil hingga melakukan penganiayaan.

Terduga pelaku disebut ada 3 orang.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved