Kamis, 30 April 2026

Berita Nasional

Sempat Dinyatakan Punah, KPI dan BRIN Sukses Budidaya Ikan Belida Lopis

Lestarikan Ikan Belida, KPI dan BRIN Menghidupkan Kembali Warisan Sungai Musi. Belida Lopis sebelumnya dinyatakan punah, kini berhasil dikembangbiakan

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
BUDIDAYA IKAN - Ikan Belida Lopis. Ikan yang sempat dinaytakan punah pada tahun 2020 itu berhasil dibudidaya KPI dan BRIN saat ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sungai Musi tidak hanya menjadi simbol Kota Palembang.

Dari sungai ini dikenal salah satu jenis ikan melegenda yang tidak kalah populernya dengan Sungai Musi.

Namanya ikan belida.

Ikan belida juga menjadi salah satu simbol makanan terkenal dari Palembang yaitu pempek.

Jika dilihat spesiesnya, ikan belida terbagi dalam empat jenis, yakni Belida Jawa (Notopterus Notopterus), Belida Sumatra (Chitala Hypselonotus), Belida Borneo (Chitala Borneensis), dan Belida Lopis (Chitala Lopis).

Perbedaan ini disebabkan keberadaan ikan belida yang menyebar di sejumlah perairan di Indonesia.

Pada 2020, Belida Lopis sempat dinyatakan punah (extinct).

Namun kembali ditemukan berdasarkan hasil penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ikan inilah yang awal mulanya dilestarikan oleh Kilang Pertamina Internasional (KPI).

Baca juga: Ikan Lokal Asli Sungai Ciliwung hanya Tersisa 26 Jenis, Terancam Punah oleh Pencemaran Lingkungan 

Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani mengatakan, keterlibatan KPI dalam konservasi ikan belida berawal dari keprihatinan akan terus menurunnya populasi ikan belida.

Menurutnya, ikan ini tak hanya sebuah spesies, namun juga merupakan identitas wilayah Sumatera Selatan yang patut untuk dilestarikan.

Penangkapan yang berlebihan tidak dibarengi dengan upaya pelestarian, membuat ikan ini pada akhirnya langka.

“Populasi ikan belida semakin lama semakin menurun, ini yang membuat kami tergerak untuk ikut melakukan upaya pelestarian." ungkap Milla dalam siaran tertulis pada Kamis (18/9/2025).

"Namun ini bukan hanya sekadar kepedulian untuk menyelamatkan sebuah spesies langka, tapi juga upaya untuk menyelamatkan identitas Sungai Musi yang merupakan salah satu ikon Indonesia,” tambahnya.

Menurut Milla, Program Belida Musi Lestari dilaksanakan KPI pada 2019 setelah sebelumnya berdiskusi dengan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Banyuasin, Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluh Perikanan (BRPPUPP).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved