Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

Program Stroke Ready Hospital Pastikan Pasien Dapat Penanganan Medis Cepat, Tepat, dan Komprehensif

Program Stroke Ready Hospital Pastikan Pasien Dapat Penanganan Medis Cepat, Tepat, dan Komprehensif

Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
STROKE READY HOSPITAL - Medistra Hospital memperkenalkan program Stroke Ready Hospital dalam moment Health Talk “Know the Signs of Stroke - BE FAST”. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Medistra Hospital memperkenalkan program Stroke Ready Hospital dalam moment Health Talk “Know the Signs of Stroke - BE FAST” di lantai 6 Medistra Hospital, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Health Talk ini menghadirkan narasumber Dr. Manfaluthy Hakim, SpS(K), dan Ika Yulieta Sihombing Sp.N, yang dimoderatori dr. Rimawati Tedjasukmana.

Semuanya dokter spesialis saraf Medistra Hospital.

Baca juga: Aksi Heroik Damkar Evakuasi Lansia Stroke dari Lantai 2 Rumah di Tapos Depok, Ini Ceritanya

Direktur Medistra Hospital Adhitya Wardhana, MARS, menjelaskan, program Stroke Ready Hospital adalah satu inisiatif layanan terpadu untuk memastikan pasien dengan gejala stroke mendapat penanganan medis yang cepat, tepat, dan komprehensif.

Program ini, tidak hanya melibatkan tim medis yang terlatih dan siaga 24 jam, tetapi juga fasilitas yang lengkap untuk penanganan cepat dan tepat.

“Kami siap memberikan perawatan terbaik, dengan tim medis yang berkompeten dan berpengalaman dalam menangani kasus-kasus stroke,” kata Dr. Adhitya.

Kematian Nomor 2

Ia menjelaskan, stroke menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia dan menjadi penyebab utama kecacatan jangka panjang di Indonesia.

Data WHO menunjukkan setiap 6 detik, satu orang di dunia meninggal akibat stroke. Di Indonesia, kasus stroke kian meningkat, terutama di perkotaan dengan gaya hidup yang penuh tekanan.

Stroke adalah kondisi yang dapat dicegah, dan bila ditangani dengan cepat dan tepat, pasien memiliki peluang besar untuk pulih.

Baca juga: Deteksi Dini Penyakit Stroke Sebelum Terlambat, Kenali Risikonya Lewat Pemeriksaan TCD

Karena itu, ia mengingatkan penanganan stroke sangat bergantung pada waktu. Ada istilah golden period, yakni 3 sampai 4,5 jam pertama sejak gejala muncul.

“Jika pasien mendapatkan penanganan dalam waktu ini, peluang pemulihan mendekati kondisi semula sangat tinggi. Namun bila terlambat, kerusakan otak bisa menjadi permanen,” terangnya.

Program Stroke Ready Hospital, jelas Dr Adhitya memiliki perbedaan dengan penanganan biasa. Adapun kelebihan dari program Stroke Ready Hospital antara lain:

  • Alur yang cepat (fast track), di mana pasien stroke ditangani lebih dulu, tanpa menunggu prosedur administrasi panjang.
  • Tim multidisiplin, yang artinya dokter spesialis saraf, radiologi, rehabilitasi medis, serta perawat terlatih selalu siap siaga.
  • Teknologi medis. Stroke Ready Hospital memiliki fasilitas CT Scan tersedia 24 jam untuk mempercepat diagnosis.
  • Terapi trombolisis, yakni terapi obat penghancur bekuan darah yang hanya efektif diberikan dalam golden period.
  • Program ini hadir sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menyelamatkan nyawa pasien stroke sekaligus menurunkan angka kecacatan.

“Semoga dengan adanya program Stroke Ready Hospital ini, kita dapat bersama-sama mengurangi dampak buruk dari stroke bagi masyarakat Indonesia dan terus berkontribusi dalam menciptakan kehidupan yang lebih sehat,” ujarnya.

Komitmen Medistra Hospital

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved