Kamis, 16 April 2026

Kinerja Positif Polri Diakui Dunia Internasional

Kinerja positif Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan pengakuan dari dunia internasional. 

Tribunnews.com
Gedung Mabes Polri. Kinerja positif Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kinerja positif Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan pengakuan dari dunia internasional

Hal itu berdasarkan riset International Police Science Association (IPSA) berkolaborasi dengan Institute for Economics and Peace (IEP). 

Demikian diungkapkan Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Selasa (1/10/2024). IPSA adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan tahun 2013 dan terdaftar di Amerika Serikat.

Sedangkan IEP merupakan lembaga riset, konsultan dan pelatihan yang didirikan tahun 2007 dan berbasis di Australia.

Dalam laporan bertajuk World Internal Security and Police Index (WISPI) 2023, IPSA dan IEP mengukur kemampuan kepolisian suatu negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun keselamatan anggotanya.

"Hasilnya, Polri menempati peringkat ke-63 dari 125 negara dengan skor rata-rata 0,510 atau naik 21 peringkat dibanding sebelumnya di posisi 84 dari 127 negara. Sebuah lompatan signifikan yang diakui dunia internasional," kata Haidar Alwi.

Baca juga: Wakil Ketua Umum MUI Apresiasi Kinerja Polri Tetapkan Tersangka Bentrokan di Bitung Sulawesi Utara

Riset tersebut menggunakan 12 indikator yang dikelompokkan ke dalam 4 domain berbeda.

Pertama, kapasitas, yakni mengevaluasi sumber daya yang dialokasikan masing-masing negara untuk memperkuat aparat keamanan dalam negerinya. 

Kedua, proses, yakni menyelidiki efektivitas penggunaan sumber daya.

Ketiga, legitimasi yakni mengukur sentimen publik terhadap aparat keamanan.

Keempat, hasil yakni ,eneliti ancaman yang ada terhadap keamanan dalam negeri pada tahun tertentu.

Untuk keempat domain itu, Polri mendapatkan skor masing-masing 0,380 (kapasitas); 0,130 (proses); 0,580 (legitimasi); dan 0,920 (hasil).

Semakin tinggi skornya, maka akan semakin baik.

Khusus untuk domain hasil dengan skor 0,920 menjadi yang tertinggi ke-tiga di antara 125 negara setelah Norwegia (0,940) dan Singapura (0,960).

Bahkan, lebih tinggi dari Denmark (0,890) dan Finlandia (0,880) yang menempati peringkat 1 dan 2.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved