Jumat, 12 Juni 2026

Berita Jakarta

Jakarta Produksi 8.000 Ton Sampah per Hari, Edukasi Pemilahan Sampah Sejak Dini Terus Didorong

Kegiatan yang digelar bersama Visinema Studios melalui karakter animasi Nussa dan Rarra itu diikuti lebih dari 100 peserta

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Mondelez Indonesia menggelar sesi edukasi bertajuk "Membangun Generasi #BijakPlastikSejakDini: Langkah Kecil untuk Masa Depan Jakarta yang Lebih Berkelanjutan" dalam rangkaian Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Jakarta menghasilkan sekitar 8.000 ton sampah per hari pada triwulan I 2026. 
  • Mondelez Indonesia menggelar edukasi #BijakPlastikSejakDini bersama Nussa dan Rarra di Jakarta Future Festival 2026, diikuti lebih dari 100 siswa, guru, dan pengunjung.
  • Sejak 2021, program Bank Sampah #BijakPlastikSejakDini telah menjangkau 17 sekolah dan lebih dari 5.700 siswa, serta mengumpulkan 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton total sampah.

 

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Jakarta. Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, volume sampah di Ibu Kota mencapai 8.000 ton per hari pada triwulan I 2026.

Untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah, Pemprov DKI Jakarta menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

Sejalan dengan upaya tersebut, Mondelez Indonesia menggelar sesi edukasi bertajuk "Membangun Generasi #BijakPlastikSejakDini: Langkah Kecil untuk Masa Depan Jakarta yang Lebih Berkelanjutan" dalam rangkaian Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Kegiatan yang digelar bersama Visinema Studios melalui karakter animasi Nussa dan Rarra itu diikuti lebih dari 100 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan pengunjung.

Country Head of Corporate & Government Affairs Mondelez Indonesia, Marfusita Hamburgiwati, mengatakan edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.

"Kesadaran lingkungan perlu dibangun sejak dini karena kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil dapat menjadi fondasi hingga dewasa. Anak-anak memiliki peran penting sebagai agen perubahan bagi lingkungan, keluarga, dan masyarakat," kata Marfusita, Kamis (5/6/2026).

Menurut dia, melalui program #BijakPlastikSejakDini, Mondelez Indonesia mengajak anak-anak membiasakan diri mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah plastik.

Sejak 2021, program Bank Sampah #BijakPlastikSejakDini telah menjangkau 17 sekolah binaan dan melibatkan lebih dari 5.700 siswa.

Dalam periode Juli 2021 hingga Juni 2026, program tersebut berhasil mengumpulkan 50,2 ton sampah plastik dan 116 ton berbagai jenis sampah lainnya.

Sejak 2023, program itu juga menjadi mitra Gerakan Sekolah Sehat (GSS) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mendukung pilar sehat lingkungan.

Kepala SD Joglo 05 Jakarta, Veranika, mengatakan program tersebut membantu menanamkan kebiasaan memilah sampah kepada siswa, baik di sekolah maupun di rumah.

"Antusiasme warga sekolah semakin tinggi. Program ini tidak hanya diterima dengan baik, tetapi juga mulai diterapkan dalam keseharian siswa," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan interaktif, mulai dari talkshow tentang pentingnya memilah sampah, simulasi pemilahan sampah, hingga membuat kerajinan dari sampah plastik melalui kegiatan do it yourself (DIY).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved