Idul Adha
Penjualan Hewan Kurban di Jakarta Mulai Ramai, Kambing Senduro dan Rambon Paling Banyak Dicari
Penjualan hewan kurban di Jakarta mulai meningkat jelang Idul Adha 1447 Hijriah, dengan kambing menjadi hewan yang paling laku.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Penjualan hewan kurban di Jakarta mulai ramai menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
- Pedagang di sejumlah wilayah mengaku transaksi tahun ini meningkat dibanding tahun lalu, terutama untuk kambing yang lebih diminati karena harga sapi naik hingga Rp4 juta per ekor.
- Pemprov DKI memastikan stok hewan kurban aman dan distribusi berjalan lancar.
- Sejumlah pedagang optimistis penjualan tahun ini lebih baik dibanding musim kurban sebelumnya.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penjualan hewan kurban di Jakarta mulai menggeliat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sejumlah pedagang di berbagai wilayah mengaku transaksi tahun ini lebih ramai dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan kambing menjadi jenis hewan yang paling banyak dicari pembeli.
Peningkatan aktivitas penjualan terlihat di sejumlah titik, mulai dari Tanah Abang, Ciracas, Pademangan hingga Srengseng. Pemesanan sudah datang sejak awal Mei dari berbagai kalangan, seperti individu, perusahaan, komunitas, hingga lembaga sosial.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim mengatakan tren penjualan hewan kurban tahun ini memang mengalami peningkatan di banyak lapak di Jakarta.
"Menjelang Idul Adha 2026, tren penjualan hewan kurban di Jakarta secara umum menunjukkan peningkatan dan aktivitas yang cukup ramai di banyak lapak, meskipun ada variasi di beberapa titik," kata Chico, Senin (18/5/2026).
Menurut Chico, minat masyarakat mulai meningkat sejak awal Mei. Bahkan, sejumlah pedagang di Jakarta Selatan dan kawasan Srengseng melaporkan lebih dari setengah stok mereka telah habis dipesan.
"Banyak pedagang melaporkan antusiasme pembeli yang meningkat dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya, dengan lebih dari 50 persen stok di beberapa lapak sudah laku dipesan atau terjual sejak awal Mei," ujarnya.
Ia menjelaskan, kambing menjadi hewan kurban yang paling cepat terserap pasar. Sementara itu, penjualan sapi di beberapa lokasi mengalami perlambatan akibat kenaikan harga.
Baca juga: Tingkatkan Pengawasan hingga tingkat Kelurahan, Imigrasi Kota Bekasi Bentuk 7 Desa Binaan Imigrasi
"Ada laporan bahwa kambing cukup diminati, sementara sapi mengalami kenaikan harga yang memengaruhi volume di sebagian pedagang," kata Chico.
Meski demikian, Chico menilai kondisi pasar hewan kurban di Jakarta masih lebih baik dibanding beberapa wilayah penyangga di Jabodetabek.
Ia mencontohkan Bekasi yang disebut mengalami penurunan penjualan karena tingginya harga pakan serta melemahnya daya beli masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman hingga Idul Adha.
Berdasarkan data Kementerian Pertanian, potensi stok hewan kurban nasional mencapai 3.246.790 ekor, sedangkan kebutuhan diperkirakan sekitar 2.355.470 ekor atau surplus sekitar 891 ribu ekor.
"Kebutuhan tahun ini naik sekitar 3,82 persen dibanding 2025, tapi pasokan aman dan terkendali," tutur Chico.
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) juga terus berkoordinasi dengan daerah pemasok guna memastikan distribusi hewan kurban berjalan lancar, termasuk memantau lalu lintas ternak yang masuk ke Jakarta.
| 4 Larangan bagi Orang yang Berkurban saat Iduladha, Jangan Sampai Keliru |
|
|---|
| Link Live Streaming Sidang Isbat 1 Zulhijjah 1447 H dan Iduladha 2026 |
|
|---|
| Puasa 10 Hari Zulhijjah Apa Harus Berurutan? Ini Penjelasan dan Keutamaannya |
|
|---|
| Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar Hari Ini, Kemenag Tetapkan Awal Zulhijah |
|
|---|
| Dinas KPKP DKI Jakarta Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Idul Adha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Suasana-Pasar-Kambing-di-Jalan-Sabeni-Tanah-Abang-Jakarta-Pusat-pada-Rabu-1352026.jpg)