Selasa, 12 Mei 2026

Car Free Day

Aksi Mahasiswa IKJ Jadi Tong Sampah di CFD Rasuna Said, Edukasi Warga Pilah Sampah

Aksi tersebut menjadi bagian dari kampanye edukasi pemilahan sampah dalam deklarasi gerakan pilah sampah

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Di tengah ramainya pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026), aksi sejumlah mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sukses mencuri perhatian warga.(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

Ringkasan Berita:
  • Empat mahasiswa IKJ mengenakan kostum bertema sampah di CFD Rasuna Said sebagai bagian dari kampanye edukasi pilah sampah Pemprov DKI Jakarta.
  • Aksi ini dibuat interaktif dan menghibur agar masyarakat, terutama anak-anak, mudah memahami cara memilah sampah organik dan non-organik.
  • Ahmad mengatakan pendekatan edukasi dilakukan secara menyenangkan agar pesan lingkungan tidak terasa menggurui.

 

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Di tengah ramainya pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (10/5/2026), aksi sejumlah mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ) sukses mencuri perhatian warga.

Empat mahasiswa tampil unik dengan mengenakan kostum bertema sampah.

Dua di antaranya memakai kostum tong sampah berwarna hijau dan kuning, sementara dua lainnya mengenakan pakaian penuh tempelan aneka jenis sampah berwarna-warni.

Aksi tersebut menjadi bagian dari kampanye edukasi pemilahan sampah dalam deklarasi gerakan pilah sampah yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di kawasan CFD Rasuna Said.

Salah satu mahasiswa IKJ, Ahmad (25), mengatakan konsep edukasi sengaja dibuat lebih santai dan menghibur agar mudah diterima masyarakat, khususnya anak-anak.

“Kami buat aktivasi buat anak kecil terutama ya. Kita kasih sampah jenisnya misal organik. Dia nanti pilih mana. Pasti nanti kita kasih tahu kalau misal dia yang kuning berarti bukan yang itu,” kata Ahmad saat ditemui di lokasi.

“Kalau pas yang hijau baru kita ‘yeah’ berarti dia benar,” lanjutnya.

Menurut Ahmad, pendekatan hiburan dipilih agar pesan soal pentingnya memilah sampah tidak terasa menggurui.

“Kita kasih tahu kayak gitu aja tapi dalam bungkusan happy, hiburan gitu,” ujarnya.

Baca juga: Car Free Day Jalan HR Rasuna Said Berlaku Efektif Mulai 1 Juni 2026

Mahasiswa lainnya, Udin (25), menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan sampah organik dan non-organik. Karena itu, edukasi langsung di ruang publik dinilai efektif membantu warga memahami cara memilah sampah dengan benar.

“Kalau pesannya mungkin, jadi buang sampah itu tidak dibikin sulit. Jadi dengan keberadaan kita kayak gini nih itu kita coba untuk menghantarkan bahwa memilah sampah itu enggak sulit, memilah sampah itu gampang,” katanya.

Ia mengungkapkan, selama kegiatan berlangsung masih banyak warga yang keliru memasukkan jenis sampah ke tong yang tidak sesuai.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved