Kamis, 30 April 2026

Berita Jakarta

Strategi Pemprov DKI Siapkan Hadapi Kemarau Panjang 2026

Pemprov DKI siapkan langkah antisipasi kemarau panjang, dari urban farming hingga hemat air.

Tayang:
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
bmkg
CUACA EKSTREM - Ilustrasi. Pemprov DKI siapkan langkah antisipasi kemarau panjang, dari urban farming hingga hemat air. 

“Suhu yang tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga memperberat penyakit kronis seperti jantung dan paru. Di saat yang sama, kualitas udara yang menurun, termasuk peningkatan partikulat halus, turut berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA,” ujar Ani saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Rabu (15/4/2026).

Ia menegaskan, kondisi ini menjadi ancaman serius terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Beberapa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai antara lain dehidrasi akibat paparan panas berlebih, gangguan pernapasan karena meningkatnya polusi udara, serta penyakit kulit yang dipicu oleh udara panas dan kering.

“Pada orang yang terpapar langsung dengan suhu tinggi, risiko kehilangan cairan tubuh meningkat, terutama pada anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Selain itu, kemarau panjang juga dapat memperburuk kualitas udara sehingga memicu gangguan pernapasan seperti asma,” jelasnya.

Untuk mengurangi dampak tersebut, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar menerapkan langkah-langkah pencegahan. 

Warga diminta memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta membatasi aktivitas luar ruang terutama pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB.

“Masyarakat juga disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV,” kata Ani.

Ia juga mengingatkan pentingnya memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi terkini.

“Pantau terus informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG agar kita bisa mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan,” tutupnya. (m27)

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved