Berita Jakarta
Perumda Pasar Jaya Angkut Ribuan Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati ke Bantar Gebang
Agus mengakui, pihaknya melakukan pengurangan volume sampah dengan melibatkan pihak swasta
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Ringkasan Berita:
- Perumda Pasar Jaya telah angkut 2002 ton sampah dari Pasar Induk Kramat Jati ke Bantar Gebang sejak 3–6 April 2026.
- Sebanyak 112 truk dikerahkan, termasuk truk besar dan tronton, dengan dukungan pihak swasta.
- Pengangkutan dilakukan bertahap, sekitar 20 truk per hari, dibantu alat berat dan incinerator.
- Volume sampah mulai berkurang, ditargetkan penanganan tuntas dalam sekitar 12 hari
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Perumda Pasar Jaya telah mengikis gunung sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur sebanyak 2002 ton sejak 3-6 April 2026.
Dirut Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto, menjelaskan pihaknya telah mengerahkan 112 truk untuk mengangkut sampah ke Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Agus mengakui, pihaknya melakukan pengurangan volume sampah dengan melibatkan pihak swasta.
Setiap hari sekira 20 truk berkapasitas 10-20 ton dikerahkan untuk membuang sampah TPST Bantar Gebang.
Baca juga: Tekan Potensi Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
"Kami menggunakan armada truk sampah tipe besar ada 14 unit dan truk tronton ada 98 unit yang dioperasikan dalam kurun waktu sejak tanggal 3-6 April kemarin. Diharapkan dalam waktu sekitar 12 hari ke depan penanganan sampah di Pasar Induk Kramat Jati ini dapat tuntas," katanya, Selasa (7/4/2026).
Dari pantauan di lokasi, hari ini alat berat pengeruk sampah masih berada di lokasi untuk membantu pengangkutan ke dalam truk.
Di sisi kanan kendaraan berat itu, ada kendaraan incinerator atau alat untuk membakar sampah di Pasar Induk Kramat Jati.
Sebelumnya, Pengelola Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mulai menangani sampah dengan mengangkut secara bertahap pada Jumat (3/4/2026).
Dari pantauan di lokasi, terlihat satu alat berat pengeruk untuk mengangkut sampah yang menggunung dan dipindahkan ke truk.
Saat ini, kondisi sampah yang menggunung sudah perlahan berkurang.
Salah satu security yang enggan sebutkan namanya itu menjelaskan, pengangkutan sampah sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
"Ada 10 truk yang mengangkut sampah ke Bantar Gebang, Bekasi," singkatnya, Jumat (3/4/2026). (m26)
| Hasil Autopsi, Polisi Ungkap Penyebab Kematian Empat Pekerja di Jagakarsa |
|
|---|
| Jakarta Salip Bangkok dan Kuala Lumpur, Kini Kota Teraman Kedua ASEAN! |
|
|---|
| Viral Mobil Dinas DKI Ganti Pelat Putih Buat Piknik ke Puncak, Pramono: Kami Enggak Toleransi |
|
|---|
| Petugas PPSU Kalisari Kena SP1 Usai Unggah Foto AI di JAKI, Lurah Minta Maaf |
|
|---|
| Pascalebaran, Sudin Dukcapil Jakbar Catat Ada 486 Warga Pendatang Baru dari Berbagai Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pengangkutan-timbunan-sampah-di-Pasar-Induk-Kramat-Jati.jpg)