Berita Jakarta
Gulkarmat Jaktim Tempel 1.495 Stiker Edukasi Cegah Kebakaran Saat Mudik
Jakarta Timur pasang ribuan stiker imbauan agar rumah aman dari kebakaran selama arus mudik Lebaran 2026.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur menempelkan 1.495 stiker edukasi ke rumah warga dan fasilitas publik sebagai upaya pencegahan kebakaran selama arus mudik Lebaran 2026.
- Stiker berisi imbauan mencabut steker listrik, menghindari tumpukan colokan, menggunakan peralatan sesuai SNI, dan mematikan regulator gas.
- Warga juga diminta melaporkan kepergian mereka ke RT/RW atau tetangga terdekat agar rumah tetap aman.
WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur terus menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Gulkarmat Jakarta Timur telah menempelkan sebanyak 1.495 stiker edukasi di rumah warga yang telah mendapatkan sosialisasi.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan upaya pencegahan kebakaran menjadi sangat penting selama periode arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Pasalnya, banyak warga yang pulang ke kampung halaman dan meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
“Kami terus melakukan sosialisasi agar tidak terjadi kasus kebakaran saat warga mudik ke kampung halamannya masing-masing,” ujar Muchtar, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Resmikan Kantor Sat Pamobvit Polres Metro Bekasi
Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Edi menambahkan stiker edukasi tidak hanya ditempel di rumah warga, tetapi juga di sejumlah fasilitas lingkungan.
Di antaranya kantor sekretariat RT/RW, posyandu, hingga majalah dinding warga.
“Setiap satgas Gulkarmat di 65 kelurahan masing-masing membagikan 23 stiker dan 23 leaflet,” kata Edi.
Ia menjelaskan, stiker tersebut berisi sejumlah imbauan penting, seperti mencabut steker listrik saat tidak digunakan, menghindari penggunaan colokan listrik bertumpuk, serta menggunakan peralatan listrik berstandar nasional Indonesia (SNI).
Selain itu, warga juga diingatkan untuk mencabut regulator tabung gas sebelum meninggalkan rumah.
“Kami juga mengimbau warga agar melaporkan rencana mudiknya kepada RT/RW, tetangga terdekat, atau petugas keamanan lingkungan setempat,” tandasnya. (m26)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Mobil Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Kapolsek: Pemiliknya Tak Buat Laporan |
|
|---|
| Kenneth DPRD DKI Harap Program Padat Karya Tak Sekadar Menyerap Tenaga Kerja Sementara |
|
|---|
| Pemprov Siapkan Lomba Pilah Sampah untuk Hotel, Cafe dan Restoran, Pemenangnya Dapat Insentif Pajak |
|
|---|
| Dibuka Munjirin, 362 Peserta Ikuti Seleksi Awal Abang None Jakarta Timur 2026 |
|
|---|
| Pramono Klaim 95 Persen Warga Dukung CFD di Jalan HR Rasuna Said Digelar Berkelanjutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kebakaran-kios-di-Cakung23.jpg)