Jumat, 8 Mei 2026

Penganiayaan

Pantas Plin-plan! Penganiaya 3 Pegawai SPBU Jaktim Ternyata Pesta Ganja, Sabu, hingga Ekstasi

Pantas Plin-plan! Penganiaya 3 Pegawai SPBU Jaktim Ternyata Pesta Ganja, Sabu, hingga Ekstasi

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Miftahul Munir
PENGANIAYA PEGAWAI SPBU - Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal soal pelaku penganiaya dan saat diperiksa JHM sering berubah-ubah keterangannya karena di bawah pengaruh narkoba, Rabu (25/2/2026). Pelaku tidak hanya mengonsumsi satu jenis narkoba, melainkan campuran berbagai zat terlarang. (WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNIR) 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku penganiayaan pegawai SPBU Cipinang Muara berinisial JHM memberikan keterangan yang berubah-ubah karena dalam kondisi terpengaruh narkotika saat diperiksa.
  • Zat Berbahaya: Hasil tes urine menunjukkan pelaku positif mengonsumsi ganja, sabu, hingga ekstasi secara bersamaan, yang memicu aksi brutal terhadap tiga korban.
  • Jaringan Narkoba: Polres Metro Jakarta Timur kini tengah memburu pengedar yang menyuplai narkoba kepada pelaku, dengan jejak pasokan yang diduga berasal dari wilayah Bali.

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Tabir di balik aksi brutal seorang pria yang menganiaya tiga pegawai SPBU Cipinang Muara, Jakarta Timur, akhirnya terkuak.

Pelaku berinisial JHM (sebelumnya disebut M alias E) terbukti melakukan aksi kekerasan tersebut di bawah pengaruh narkotika kelas berat. Hal ini terungkap setelah polisi curiga dengan keterangan pelaku yang terus berubah-ubah saat menjalani pemeriksaan.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, menyatakan bahwa awalnya penyidik menduga pelaku hanya berada di bawah pengaruh alkohol.

Baca juga: Ngaku ‘Mobil Jenderal’, Pria Aniaya 3 Pegawai SPBU Cipinang Ternyata Warga Sipil, Positif Narkoba

Namun, aroma kecurigaan menguat saat JHM memberikan jawaban yang tidak sinkron dan cenderung linglung.

Hasil Tes Urine: Positif "Koktail" Narkoba

Guna memastikan kondisi mental tersangka, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur melakukan tes urine menyeluruh.

Hasilnya mengejutkan; JHM tidak hanya mengonsumsi satu jenis narkoba, melainkan campuran berbagai zat terlarang.

"Tersangka memberikan keterangan plin-plan. Setelah dites urine, ternyata positif ganja, sabu, dan juga ekstasi," ujar Alfian di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026).

Kondisi "fly" akibat kombinasi zat-zat tersebut diduga menjadi pemicu hilangnya kontrol emosi pelaku hingga tega memukul tiga petugas SPBU yang tengah bertugas melayani masyarakat.

Perburuan Suplai Narkoba Hingga ke Bali

Polisi kini tidak hanya berhenti pada kasus penganiayaan.

Fokus penyelidikan kini melebar pada jaringan pengedar yang menyuplai barang haram tersebut kepada JHM. Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga mendapatkan pasokan narkoba selama berada di Bali.

Baca juga: Dituding Drama, Guntur Romli Jelaskan Alasan Mendadak Jadi Caleg PDIP: PSI Plin-plan soal Ganjar

"Kami dalami pengedar yang menyuplai ke JHM. Ini masih dalam proses penyelidikan intensif," tegas Alfian.

Selain mendalami jaringan narkoba, penyidik juga tengah menelusuri rekam jejak kriminal JHM untuk melihat apakah ia pernah terlibat dalam tindak pidana lain sebelumnya.

Penangkapan yang dilakukan di kediaman pelaku di kawasan Rawalumbu, Bekasi, ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para penyalahguna narkoba yang kerap meresahkan dan membahayakan keselamatan publik di ruang terbuka.

 Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News dan WhatsApp

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved