Senin, 27 April 2026

Kecelakaan

Dua Armada Adu Banteng di Jalan Layang Cipulir, Transjakarta Minta Maaf

Sejumlah penumpang jadi korban dalam adu banteng dua armada di Jalan layang Cipulir, Transjakarta tegaskan tanggung seluruh biaya pengobatan.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Dua unit bus TransJakarta terlibat kecelakaan di jalur layang Koridor 13, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Dua bus yang terlibat yakni bus Transjakarta milik operator Bianglala bernomor polisi B 7136 SGA yang dikemudikan Yayan dengan rute Kebayoran–Cipulir, serta bus operator Mayasari Bhakti bernomor polisi B 7353 TGC yang dikemudikan Arfan Sukoco dengan rute Cipulir–Kebayoran.

Menurut Ojo, pengemudi bus dari arah Kebayoran mengakui tertidur saat mengemudi sehingga kendaraannya masuk ke jalur berlawanan dan terjadi tabrakan adu banteng.

“Yayan mengakui tertidur saat mengemudi, akibatnya kendaraannya masuk jalur yang berlawanan sehingga terjadi tabrakan adu banteng,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, 24 penumpang dari bus yang dikemudikan Arfan Sukoco mengalami luka-luka. 

Sementara itu, bus yang dikemudikan Yayan tidak membawa penumpang saat insiden terjadi.

Para korban luka dilarikan ke RS Sari Asih Ciledug dan RS Bakti Mulya Slipi untuk mendapatkan perawatan. 

Dua orang di antaranya mengalami patah tulang dan dirawat di RS Sari Asih Ciledug. 

"Korban MD (meninggal dunia) tidak ada," tutur Ojo. 

Kronologi Kecelakaan

ua armada bus Transjakarta adu banteng di ‘jalur langit’ Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan pada Senin (23/2/2026) pagi.

Insiden tersebut menyebabkan 18 penumpang mengalami luka ringan dan bagian depan kedua bus mengalami kerusakan.

Kecelakaan terjadi saat salah satu pramudi diduga mengantuk hingga kendaraan melintas ke jalur berlawanan dan menghantam bus dari arah sebaliknya.

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, bus operator BMP 263 tengah melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR. 

Saat mendekati Halte Swadarma, pramudi berinisial Y diduga mengantuk.

“Akibatnya, bus melintas ke jalur sebelah pada saat bersamaan dengan melintasnya bus operator MYS 17100 dari arah berlawanan,” ucap Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Tabrakan pun tak terhindarkan hingga kedua armada mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Baca juga: Usai Kecelakaan Dua Bus, Layanan Transjakarta Koridor 13 di Halte Cipulir Berangsur Normal

18 Penumpang Luka Ringan

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved