Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Kecelakaan

Dua Armada Adu Banteng di Jalan Layang Cipulir, Transjakarta Minta Maaf

Sejumlah penumpang jadi korban dalam adu banteng dua armada di Jalan layang Cipulir, Transjakarta tegaskan tanggung seluruh biaya pengobatan.

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Dua unit bus TransJakarta terlibat kecelakaan di jalur layang Koridor 13, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas kecelakaan dua bus di Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin pagi.
  • Insiden terjadi diduga karena pramudi mengantuk hingga masuk jalur berlawanan.
  • Sebanyak 18 pelanggan mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan, termasuk di RS Sari Asih Ciledug.
  • Seluruh biaya pengobatan ditanggung pihak Transjakarta dan operator terkait.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas insiden kecelakaan yang melibatkan dua armada bus di Koridor 13 (jalur layang) ruas Swadarma arah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Senin (23/2/2026) pagi. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian depan kendaraan serta menyebabkan sejumlah pelanggan terluka .

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, mengatakan pihaknya bersama petugas di lapangan langsung melakukan penanganan cepat dengan mengevakuasi seluruh penumpang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Menurut Ayu, pelanggan yang mengalami luka ringan telah memperoleh penanganan, termasuk perawatan di RS Sari Asih. Seluruh biaya pengobatan ditanggung Transjakarta bersama operator bus terkait.

“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujar Ayu dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Berdasarkan temuan sementara di lapangan, kecelakaan terjadi saat bus BMP 220263 sedang melayani rute dari Tegal Mampang menuju JORR. Ketika mendekati Halte Swadarma, pramudi berinisial Y diduga mengantuk sehingga kendaraan melintas ke jalur sebelah.

Pada saat bersamaan, bus MYS 17100 melintas dari arah berlawanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari dan menyebabkan kerusakan pada kedua armada.

Transjakarta menegaskan komitmennya untuk menangani insiden ini secara cepat, transparan, dan profesional, sekaligus memastikan standar keselamatan layanan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pelanggan.

Meski terjadi kecelakaan, layanan Koridor 13 tetap beroperasi dengan penyesuaian di lapangan.

Pihak Transjakarta juga melakukan penguatan prosedur keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Penyebab Adu Banteng Transjakarta

Diberitakan sebelumnya, dua armada bus Transjakarta terlibat kecelakaan di Koridor 13 atau jalur layang, tepatnya di sekitar Halte Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin pagi (23/2/2026).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 07.15 WIB. 

Sebanyak 24 penumpang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.

Adapun kecelakaan terjadi di jalur Transjakarta dua arah yang tidak memiliki pembatas fisik.

"Jalur Transjakarta dua arah yang tidak ada pembatasnya,” ujar Ojo dalam keterangannya, Senin.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved