Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Masih Buntu, Upaya Mediasi Dugaan Bullying dan Pelecehan Seksual Dialami Siswa SMPN di Jakarta Timur

Komnas PA menerima laporan dugaan bullying dan pelecehan seksual dialami siswa SMPN 214 Jakarta Timur.

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Tribun
STOP BULLYING - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menerima laporan dugaan bullying dan pelecehan seksual dialami siswa SMPN 214 Jakarta Timur berinisial C. 
Ringkasan Berita:
  • Komnas PA menerima laporan dugaan bullying dan pelecehan seksual dialami siswa SMPN 214 Jakarta Timur
  • Upaya mediasi masih dilakukan antara keluarga pelaku dan korban
  • Terduga pelaku inisial R dikabarkan adalah anak tentara

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menerima laporan dugaan bullying dan pelecehan seksual dialami siswa SMPN 214 Jakarta Timur berinisial C.

Wakil Ketua Komnas PA, Hagistio Pradika, mengatakan, pihaknya bersama Helmi Paparock selaku orang tua korban telah mendatangi sekolah pada Kamis (22/1/2026).

Di SMPN 214 Jakarta Timur, hadir juga orang tua terduga pelaku.

Baca juga: Terduga Pelaku Bullying dan Pelecehan Seksual di SMPN 214 Jaktim Disebut Anak Kolonel TNI AU

Saat itu mereka melakukan upaya mediasi pertama.

"Belum ada titik terang dan solusinya, masih banyak perdebatan," kata Pradika, Rabu (27/1/2026).

Rencananya, ada pertemuan untuk melakukan mediasi kedua di SMPN 214, Rabu sore ini.

Baca juga: Siswa SMPN Jakarta Timur Diduga Jadi Korban Bullying dan Pelecehan Rekannya, Sudin Pendidikan Dalami

Pertemuan itu juga melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur.

Menurut Pradika, sejak awal kasus ini viral, pihaknya langsung memberikan pendampingan.

Kasus dugaan bullying dan pelecehan seksual yang dialami siswa SMPN 214 Jakarta Timur belum menemukan titik terang.

Baca juga: Orang Tua Siswa Mengeluhkan Dugaan Bullying Anak-anaknya di Salah Satu SD di Kelapa Gading Jakut

Dari informasi yang dihimpun Warta Kota, terduga pelaku inisial R dikabarkan anak tentara.

Kepala Sudin Pendidikan Jakarta Timur, Horalen, enggan menjawab saat ditanya informasi terduga pelaku R adalah anak perwira menengah TNI.

Ia masih mendalami dugaan bullying dan pelecehan seksual terhadap siswa berinisial C. (m26)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved