Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Lapas Kelas I Cipinang Resmikan Ruang Publikasi Pasopati, Apa Itu?

Lapas Kelas I Cipinang Resmikan Ruang Publikasi Pasopati, Hasil Karya Warga Binaan Bisa Ditampilkan

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Miftahul Munir
PASOPATI - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi meresmikan Ruang bernama Media Center Pedoman Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi (Pasopati) di Lapas Kelas I Cipinang, Jakarta Timur pada Rabu (26/11/2025).  
Ringkasan Berita:
  • Lapas Kelas I Cipinang meresmikan Media Center Pasopati sebagai ruang publikasi karya WBP dan pusat komunikasi krisis pemasyarakatan. 
  • Dirjen PAS Mashudi menyebut fasilitas ini akan memperkuat penyampaian informasi, pembinaan, dan kolaborasi mitra. 
  • Kepala Lapas Wachid Wibowo menambahkan, media center berfungsi menghimpun dokumentasi, publikasi resmi, serta merespons isu dan pemberitaan negatif secara cepat dan akurat.

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kelas I Cipinang, Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur, menampilkan hasil karyanya selama menjalani masa hukuman di dalam bui.

Hasil karya tersebut ditampilkan dalam ruang publikasi di Lapas Kelas I Cipinang agar semakin dikenal masyarakat. Ruang tersebut bernama Media Center Pedoman Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi (Pasopati).

Ruang tersebut diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Mashudi, di Lapas Kelas I Cipinang, Rabu (26/11/2025).

Mashudi meyakini, media center tersebut bisa memperkuat komunikasi publik WBP di Lapas Kelas I Cipinang. 

Baca juga: Bupati Karawang Ajak Warga Bersatu Perangi Kekerasan Perempuan dan Anak

"Media center pasopati akan menjadi sumber penting untuk memastikan informasi pemasyarakatan tersampaikan cepat akurat dan terkoordinasi sehingga dinamika pemberitaan mendapat respon yang cepat," ujarnya, Rabu.

Menurutnya, melalui media center pasopati, bisa memperkuat kualitas pembinaan WBP sekaligus memperluas kolaborasi para mitra. 

Mashudi menegaskan, apa yang dilalukan sudah sesuai dengan arah dan amanat dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. 

"Kami berharap program pembinaan yang kita hadirkan bermanfaat secara optimal dan secara berkelanjutan. Media center pasopati akan menjadi pusat informasi dan seluruh penggunaan diharapkan pada hasil nyata, berintegrasi sosial warga binaan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo melanjutkan, media center Pasopati dibangun sebagai ruang kendali komunikasi terpadu yang mampu menghimpun dokumentasi kegiatan, publikasi resmi, dan pemantauan isu strategis secara real-time.

“Media Center ini adalah bagian dari transformasi komunikasi publik di Lapas Cipinang. Kami ingin memastikan setiap informasi tersampaikan dengan akurat, cepat, dan mampu membangun kepercayaan masyarakat," ungkapnya.

Wachid menambahkan, media center yang barus diresmikan bisa merespon cepat pemberitaan negatif dan memberikan klarifikasi.

"Kami sudah mengusulkan ke kementerian tentang manajemen komunikasi krisis pemasyarakatan terintegrasi, karena ini berdasarkan pengalaman yang kami hadapi, bila nanti ada krisis di lapas atau pun di UPT lain, Keputusan Menteri bisa jadi pedoman atau acuan," tandasnya. (m26)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved