Jumat, 8 Mei 2026

Liputan Khusus Judol

Gaji Habis untuk Judol, Pernikahan Ridwan di Ambang Perceraian

Godaan datang dari lingkungan kerja, ketika rekan-rekannya memperkenalkan judi online

Tayang:
Tribunnews.com
ILUSTRASI Judi online. Fenomena judi online semakin kompleks ketika dipadukan dengan kemudahan akses pinjaman online (pinjol) yang justru memperparah kondisi korban 

Ringkasan Berita:
  • Ridwan terjerat judi online sejak 2021 usai tergiur keuntungan instan dari rekan kerjanya.
  • Demi terus bermain, ia nekat meminjam Rp20 juta dari pinjol hingga terlilit utang dan dibantu keluarga untuk melunasinya.
  • Meski menikah pada 2024, kebiasaan judi membuat Ridwan tak mampu menafkahi istri dan rumah tangga dipenuhi masalah ekonomi.
  • Awal 2026, Ridwan dan istrinya memilih pisah rumah, sementara masa depan pernikahan mereka kini belum jelas

 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Maraknya praktik judi online kian menjadi ancaman serius di tengah masyarakat. Tidak hanya menggerus kondisi finansial, kecanduan judi juga terbukti mampu merusak hubungan keluarga hingga menghancurkan masa depan pelakunya. 

Fenomena ini semakin kompleks ketika dipadukan dengan kemudahan akses pinjaman online (pinjol) yang justru memperparah kondisi korban.

Salah satu kisah nyata datang dari Putri (bukan nama sebenarnya), yang menceritakan bagaimana rumah tangga adiknya, Ridwan (35) (bukan nama sebenarnya), kini berada di ambang kehancuran akibat jerat judi online.

Perjalanan pahit itu bermula pada 2021, saat Ridwan bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta.

Dengan gaji setara upah minimum sekitar Rp4,4 juta per bulan, Ridwan yang tinggal di Bekasi mencoba mencari tambahan penghasilan.

Godaan datang dari lingkungan kerja, ketika rekan-rekannya memperkenalkan judi online dengan iming-iming keuntungan instan.

Alih-alih mendapat tambahan pemasukan, Ridwan justru mulai terjebak dalam lingkaran kerugian. Kekalahan demi kekalahan tidak membuatnya jera.

Sebaliknya, ia semakin terdorong untuk terus bermain dengan harapan bisa menutup kerugian sebelumnya.

Memasuki 2022, kondisi Ridwan semakin memburuk.

Demi mempertahankan kebiasaan berjudi, ia nekat mengajukan pinjaman online sebesar Rp20 juta.

Dana tersebut habis tanpa hasil berarti, sementara kewajiban cicilan sebesar sekitar Rp1,6 juta per bulan harus ditanggung selama satu tahun.

“Bukannya berhenti, dia malah makin dalam. Pinjaman itu habis buat judi juga,” ujar Putri.

Masalah keuangan yang semakin berat tidak menghentikan langkah Ridwan dalam menjalani kehidupan pribadinya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved