Berita Bogor
Setahun Prabowo-Gibran, Warga Terdampak Pergeseran Tanah di Bogor Masih Merana
Setahun Prabowo-Gibran, Warga Terdampak Pergeseran Tanah di Bogor Akui Belum Merasakan Perubahan
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, BABAKAN MADANG - Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tepat setahun memimpin Indonesia pada Senin (20/10/2025).
Ada berbagai program telah diluncurkan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Namun sejumlah tetangga Prabowo yang menjadi korban pergerakan tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengaku tidak merasakan perubahan apapun.
"Tidak ada perubahan apapun, sama saja," kata Umay saat ditemui di Bojong Koneng, Senin (20/9/2025).
Dia mengaku tidak ada pembangunan berarti di wilayah Desa Bojong Koneng selama Prabowo Subianto memimpin Indonesia.
"Tidak ada pembangunan apa-apa di sini," ujarnya.
Sebagai warga yang rumahnya terdampak pergeseran tanah pada 2022 lalu, Umay menagih kejelasan soal rencana relokasi pemukiman yang dijanjikan pemerintah.
"Informasi soal relokasi belum jelas hingga kini," ungkapnya.
Baca juga: Satu Tahun Prabowo-Gibran, Kementerian ATR/BPN Bongkar 140 Mafia Tanah
Saat ini Umay terpaksa membangun rumah papan semi permanen dekat rumah lamanya yang retak-retak dan tidak bisa ditinggali lagi di Kampung Curug.
"Kami berharap agar Presiden Prabowo bisa membantu kami mendapatkan tempat tinggal yang aman dan nyaman," ujarnya.
Dia juga berharap Prabowo-Gibran sukses memimpin Indonesia hingga 2034.
"Semoga lebih baik lagi memimpin Indonesia dan menciptakan pembangunan yang merata," papar Umay.
Senada, M. Sanusi, warga korban pergeseran tanah di RT 02/RW 09 Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, mengaku belum merasakan dampak dari pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Di luar Bojong Koneng seperti di Cijayanti ada pembangunan infrastruktur. Kalau di sini tidak ada perubahan apa-apa. Padahal ini di depan matanya Pak Prabowo," ungkap Sanusi.
Jika ada perhatian dari Presiden Prabowo, lanjut Sanusi, tidak mungkin nasib korban pergerakan tanah dibiarkan tarkatung-katung tidak jelas.
| Pemkab Bogor Siapkan Parung Jadi Pusat Ekonomi Modern |
|
|---|
| Jadi Biang Kerok Macet Puncak, Puluhan Kios dari Pasir Muncang hingga Taman Safari Dibuldoser |
|
|---|
| Aksi Gelandangan Palak Pengamen di Bogor Berakhir Perkelahian |
|
|---|
| Bupati Bogor Rudy Tinjau dan Temui Pedagang, Sentul City Turunkan 70 Personil Bantu Pembenahan |
|
|---|
| DPRD Fasilitasi Penyelesaian Masalah Pembangunan Lahan Eks PTPN di Sukamakmur Bogor Timur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/SETAHUN-PRABOWO-GIBRAN-M-Sanusi-warga-terdampak-pergeseran-tanah-di-Kampung-Curug.jpg)