Berita Ekonomi
Perdagangan Internasional Meningkat, Industri Logistik Nasional Tumbuh Positif
Penguatan infrastruktur logistik sejalan dengan pertumbuhan sektor manufaktur nasional yang berkontribusi sekitar 18-19 persen terhadap PDB Indonesia.
Ringkasan Berita:
- DHL Express meluncurkan layanan Heavy Weight Express (HWX) di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pengiriman kargo berat lintas negara.
- Layanan ini memungkinkan pengiriman hingga 1.000 kg per koli atau 3.000 kg per pengiriman dengan sistem all-in pricing yang transparan.
- HWX menyasar sektor manufaktur, otomotif, hingga farmasi, serta didukung jaringan global di lebih dari 220 negara.
- Inovasi ini diharapkan memperkuat efisiensi rantai pasok dan daya saing industri nasional.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Meningkatnya aktivitas perdagangan internasional serta integrasi rantai pasok global mendorong kebutuhan layanan logistik yang semakin kompleks.
Pelaku usaha kini tidak hanya menuntut biaya pengiriman yang kompetitif, tetapi juga kecepatan, kepastian waktu, serta kemampuan pengiriman dalam volume besar untuk mendukung operasional bisnis.
Kondisi tersebut terutama dirasakan oleh sektor manufaktur dan industri yang sangat bergantung pada kelancaran pengiriman bahan baku, komponen, hingga produk jadi.
Gangguan pada rantai pasok dinilai dapat berdampak langsung terhadap produktivitas, biaya operasional, hingga kemampuan memenuhi permintaan pasar.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad menyampaikan pihaknya menyediakan layanan Heavy Weight Express (HWX) di Indonesia.
Layanan ini memungkinkan pengiriman kargo udara ekspres internasional dengan kapasitas hingga 1.000 kilogram per koli atau mencapai 3.000 kilogram dalam satu kali pengiriman.
Peluncuran HWX dilakukan seiring pertumbuhan industri logistik nasional yang terus menunjukkan tren positif.
Nilai pasar freight dan logistik Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 139 miliar dolar AS pada 2026.
Baca juga: Atasi Kendala saat Daftar Sekolah, Posko SPBM 2026/2027 Resmi Dibuka di Kantor Disdik Depok
Dirinya mengatakan layanan tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan dunia usaha akan solusi logistik yang menggabungkan kapasitas besar dengan kecepatan pengiriman.
“Seiring bisnis yang semakin berkembang dan terintegrasi secara global, kebutuhan akan solusi logistik yang menghadirkan kecepatan, keandalan, dan kepastian menjadi semakin penting,” ujar Ahmad dalam siaran tertulis pada Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, HWX dirancang untuk membantu industri yang memiliki kebutuhan pengiriman sensitif terhadap waktu, terutama dalam menjaga keberlangsungan operasional dan memenuhi permintaan pasar internasional.
Selain kapasitas besar, layanan ini juga menggunakan skema harga all-in yang memberikan transparansi biaya serta mengurangi ketidakpastian tarif yang kerap terjadi pada layanan freight konvensional.
Dengan sistem tersebut, pelaku usaha dapat mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi kapasitas penerbangan komersial maupun biaya tambahan dalam proses pengiriman.
DHL Express juga mengelola seluruh rantai operasional secara mandiri, mulai dari armada pesawat, pengoperasian hub dan gateway, proses kepabeanan, hingga pengiriman ke tujuan akhir.
“Layanan ini menghadirkan kecepatan pengiriman ekspres dan kemampuan pengiriman heavyweight ke lebih dari 220 negara dan wilayah dalam satu solusi,” kata Ahmad.
| Reksa Dana Pendapatan Tetap Makin Dilirik di Tengah Fluktuasi Pasar |
|
|---|
| Pengiriman Jarak Jauh Lalamove Tumbuh 47 Persen pada Awal 2026 |
|
|---|
| Menuju 70 Tahun, Astra Fokus Perkuat Bisnis Inti dan Pertumbuhan |
|
|---|
| Mulai Ekspansi ke Eropa, Lalamove Resmi Beroperasi di Jerman |
|
|---|
| Industri Herbal Lokal Tumbuh, Sanga Sanga Perluas Pasar ke Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Terminal-peti-kemas-tanjung-priok243.jpg)