Berita Ekonomi
50 Brand Terpilih Ikuti Mentoring Rocket Incubation Sandiaga Uno
Sebanyak 50 pelaku usaha muda dari berbagai daerah ikut mentoring bisnis untuk memperkuat strategi, branding, dan pemasaran usaha.
Ringkasan Berita:
- Program Beasiswa Rocket Incubation 2026 menggelar Offline Mentoring Batch 3 di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), diikuti 50 pelaku usaha muda terpilih dari DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
- Kegiatan ini fokus pada penguatan strategi bisnis, branding, dan pemasaran melalui 8P Marketing Mix Plan serta validasi model usaha.
- Selain mentoring, juga dilakukan penandatanganan MoU antara UTY dan Sandination Academy untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Program Beasiswa Rocket Incubation 2026 kembali menggelar sesi pendampingan intensif bagi pelaku usaha muda melalui kegiatan Offline Mentoring Batch 3 yang berlangsung di Ruang Sidang Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (3/5/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Sandination Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) itu diikuti 50 peserta terpilih yang mewakili 50 brand dari ratusan pendaftar program inkubasi bisnis tahun ini.
Para peserta berasal dari berbagai daerah di DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan latar belakang usaha yang beragam.
Offline mentoring tersebut menjadi bagian dari tahapan inkubasi bisnis yang difokuskan pada penguatan kapasitas usaha peserta, mulai dari strategi pemasaran, pengembangan branding, hingga validasi model bisnis secara langsung di hadapan mentor.
“Keberhasilan dalam berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis, tetapi juga oleh konsistensi, ketahanan, serta keberanian dalam menghadapi tantangan. Peserta juga didorong untuk membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki dampak sosialyang lebih luas,” kata Founder YIS Sandiaga Salahudin Uno pada Kamis (6/5/2026).
Baca juga: Buka Lapangan Kerja, BI DKI Dorong Industri Film Jadi Motor Ekonomi Kreatif Jakarta
Sementara itu, Founder dan Director Program Sandination Academy Reni Fitriani menekankan pentingnya penyusunan strategi pemasaran yang aplikatif dan sesuai dengan karakter bisnis masing-masing peserta.
Dalam kegiatan itu, peserta dibimbing menyusun 8P Marketing Mix Plan sebagai dasar pengembangan usaha yang lebih terukur.
“Kami mendorong peserta untuk membangun usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki dampak sosial yang lebih luas,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga diwarnai penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Teknologi Yogyakarta dan Sandination Academy.
Kerja sama itu ditujukan untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kewirausahaan muda.
Wakil Rektor IV Bidang Kreativitas, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat UTY, Hendriyawan Achmad menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pertumbuhan wirausaha muda melalui kolaborasi dengan praktisi dan lembaga pendamping usaha.
Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan dan ekosistem bisnis menjadi faktor penting untuk melahirkan pelaku usaha yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pendampingan teknis, tetapi juga membangun jejaring baru antar pelaku usaha dan mentor.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| 140 Perusahaan Bertemu di Inabuyer 2026, Targetkan Transaksi Rp 2,5 Triliun |
|
|---|
| METI Dorong Kepastian Regulasi untuk Percepatan Transisi Energi |
|
|---|
| Astra Bukukan Laba Sebesar Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026 |
|
|---|
| Direkomendasikan KDM, Susi Pudjiastuti Resmi Jadi Komisaris Utama Bank bjb |
|
|---|
| Lalamove Gandeng Tokio Marine dan Qoala Perkuat Perlindungan Pengguna |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/KEWIRAUSAHAAN-Para-peserta-Offline-Mentoring-Batch-3-Sandiuno.jpg)