Berita Ekonomi
Hippindo: Inabuyer Expo Buka Akses Peritel Gaet Suplier dan Perkuat UMKM
Hippindo menilai Inabuyer 2026 membuka akses peritel mendapat supplier berkualitas dan memperkuat UMKM.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Hippindo menilai Inabuyer B2B2G Expo 2026 membantu peritel menemukan pemasok berkualitas di tengah ekspansi bisnis ritel.
- Ajang ini juga membuka peluang UMKM masuk ke rantai pasok ritel modern melalui business matching.
- Selain memperkuat ekosistem perdagangan, Inabuyer dinilai mampu mendorong pembukaan toko baru dan penyerapan tenaga kerja.
- Pemprov DKI Jakarta juga meraih penghargaan transaksi UMK terbesar 2025 senilai Rp13,7 triliun.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Di tengah kebutuhan ekspansi bisnis ritel yang terus meningkat, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menilai Inabuyer B2B2G Expo 2026 menjadi jawaban atas tantangan terbatasnya pemasok berkualitas di Indonesia.
Ajang ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi peritel untuk menemukan mitra usaha yang sesuai dengan standar industri modern.
Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah mengatakan kehadiran platform tersebut tidak hanya menjadi ruang pamer bisnis, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan kolaborasi antara peritel besar dan pelaku UMKM.
Melalui forum ini, UMKM berkesempatan memperluas pasar sekaligus masuk ke rantai pasok ritel nasional secara lebih profesional dan berkelanjutan.
Inabuyer B2B2G Expo 2026 juga dipandang sebagai upaya memperkuat ekosistem perdagangan dalam negeri dengan menghadirkan koneksi langsung antara sektor bisnis, pemerintah, dan pelaku usaha lokal.
Dengan begitu, kebutuhan produk berkualitas untuk mendukung pertumbuhan pusat perbelanjaan dan industri ritel dapat lebih mudah terpenuhi.
Baca juga: 140 Perusahaan Bertemu di Inabuyer 2026, Targetkan Transaksi Rp 2,5 Triliun
Dia mengungkapkan industri ritel saat ini sangat membutuhkan kepastian pasokan seiring dengan rencana pembukaan toko fisik di berbagai provinsi dan kabupaten sebagai bagian dari strategi nasional penguatan ekonomi.
Budiharjo turut meluruskan pandangan bahwa keterlibatan peritel besar dalam acara ini bukan sekadar menjalankan program tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR).
"Ini benar-benar kebutuhan bisnis. Mencari supplier itu susah. Di Inabuyer inilah para supplier datang langsung membawa barang mereka. Peritel besar seperti Aeon hingga Indomaret pun mengakui mendapatkan banyak pemasok baru melalui ajang ini," ujar Budiharjo dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Ia menambahkan ketersediaan variasi produk, baik makanan maupun non-makanan seperti kendaraan listrik, akan berbanding lurus dengan pertumbuhan gerai fisik.
"Makin banyak variasi produk, makin banyak toko fisik yang bisa kita buka, yang artinya akan makin banyak pula penyerapan tenaga kerja," imbuhnya.
Budiharjo memberikan apresiasi tinggi terhadap peningkatan kualitas para pelaku UMKM yang berpartisipasi tahun ini.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, ia melihat UMKM Indonesia sudah jauh lebih profesional dalam melakukan penetrasi pasar melalui sesi business matching.
"Para pelaku UMKM kini sudah jauh lebih mengerti pentingnya business matching. Mereka datang dengan persiapan matang membawa kartu nama, katalog, hingga contoh produk yang mumpuni," ujar Budiharjo.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan tahun pertama penyelenggaraan, di mana banyak pelaku usaha yang masih belum memahami mekanisme pertemuan bisnis profesional.
| 50 Brand Terpilih Ikuti Mentoring Rocket Incubation Sandiaga Uno |
|
|---|
| 140 Perusahaan Bertemu di Inabuyer 2026, Targetkan Transaksi Rp 2,5 Triliun |
|
|---|
| METI Dorong Kepastian Regulasi untuk Percepatan Transisi Energi |
|
|---|
| Astra Bukukan Laba Sebesar Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026 |
|
|---|
| Direkomendasikan KDM, Susi Pudjiastuti Resmi Jadi Komisaris Utama Bank bjb |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/INABUYER-EXPO-Anggota-Himpunan-Peritel-dan-Penyewa-Pusat-Perbelanjaan-Indonesia-Hippindo.jpg)