Asuransi Kesehatan
Pulih Pasca-Lebaran: Sequis Life Ajak Reset Finansial dan Gaya Hidup demi Keluarga
Pulih Pasca-Lebaran: Sequis Life Ajak Reset Finansial dan Gaya Hidup demi Keluarga
Ringkasan Berita:
- Sequis Life mengajak masyarakat melakukan pemulihan finansial dan kesehatan pasca-Lebaran untuk menjaga stabilitas hidup jangka panjang.
- Pakar menyarankan alokasi 10-20 persen pendapatan untuk tabungan/dana darurat serta pentingnya asuransi sebagai instrumen perlindungan aset.
- Masyarakat diimbau menerapkan prinsip "Know Your Numbers" guna deteksi dini penyakit metabolik yang kini marak menyerang usia muda.
WARTAKOTALIVE.COM – Euforia perayaan Idulfitri sering kali meninggalkan tantangan tersendiri, mulai dari dompet yang menipis hingga kondisi fisik yang menurun akibat pola makan tidak terkontrol.
Memahami fenomena ini, PT Asuransi Jiwa Sequis Life mengajak masyarakat untuk melakukan "reset" total demi masa depan yang lebih tenang melalui acara Halalbihalal bersama media bertajuk “Better Tomorrow Starts Today: Feel Good, Stay Healthy, Be Protected”.
Dalam acara yang digelar di Jakarta, Selasa (31/3/2026), Sequis Life menekankan bahwa cinta kepada keluarga bukan hanya soal hadir di hari raya, tetapi juga tentang kesiapan menjaga ketahanan finansial dan kesehatan di hari-hari setelahnya.
Baca juga: Literasi Asuransi Masih Rendah, Ratusan Mahasiswa Diajak Melek Perlindungan Keuangan
Karenanya Sequis Life menyoroti bahwa hari esok yang lebih baik harus dipersiapkan sejak hari ini melalui kedisiplinan dan proteksi keuangan yang tepat seperti asuransi.
Menata Ulang Prioritas: Kunci Ketenangan Hidup
Chief of Human Resources and Corporate Services Sequis Life, Agustina Samara (Tina), menjelaskan bahwa momen pasca-Lebaran adalah waktu refleksi yang krusial.
Menurutnya, konsep "Feel Good" bukan hanya soal suasana hati, melainkan rasa tenang karena uang terkendali dan raga yang prima.
"Ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap keluarga sebagai #YangPalingBerarti. Gaya hidup sehat dan perencanaan keuangan yang disiplin adalah langkah sederhana namun vital," ujar Tina.
Baca juga: Strategi Finansial Jadi Resolusi Tahun Baru, Sequis Future Saver Insurance Relevan Hadapi 2026
Strategi "Be Protected": Pulihkan Arus Kas
Tekanan finansial pasca-mudik dan konsumsi berlebih sering kali memicu utang konsumtif.
Faculty Head Sequis Quality Empowerment, Yan Ardhianto Handoyo, membagikan rumus ideal untuk memulihkan kondisi keuangan:
- 50–60 % untuk kebutuhan rutin.
- 10–20 % untuk tabungan dan dana darurat.
- Lengkapi dengan proteksi (asuransi) untuk memitigasi risiko tak terduga.
"Asuransi jiwa dan kesehatan bukan sekadar biaya, melainkan instrumen perlindungan agar aset yang kita kumpulkan tidak habis seketika saat terjadi risiko kesehatan," tegas Yan.
Stay Healthy dan Waspada
Dari sisi kesehatan, Spesialis Gizi Klinik RSPI - Pondok Indah dr. Juwalita Surapsari, Sp. G.K., mengingatkan bahaya tersembunyi di balik makanan tinggi gula, garam, dan lemak khas Lebaran.
Mengacu pada data Profil Kesehatan Indonesia 2025, tren Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes kini mulai menyerang usia muda (16-30 tahun).
| Perkuat Penetrasi di Sumatra, Sequis Life Resmikan Sequis Center Medan yang Terintegrasi |
|
|---|
| Lebih dari Sekadar Proteksi, Sequis Life Rajut Kepercayaan Nasabah Prioritas di Medan dan Batam |
|
|---|
| Perkuat Penetrasi, Sequis Life Resmikan Sequis Center Bali, Usung Konsep Perlindungan Inklusif |
|
|---|
| Pelajari Polis Asuransi Anda agar Tenang Ajukan Klaim |
|
|---|
| Sequis Life Resmikan Kantor Pemasaran Baru di Makassar, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Juwalita-sequis-live-halal-bihalal.jpg)