Selasa, 5 Mei 2026

Tabrakan KRL VS Argo Bromo Anggrek

KAI Pasang Palang Sementara di Perlintasan KA Ampera Bekasi

KAI pasang palang sementara di JPL 86 atau Perlintasan KA Ampera Bekasi Timur, dorong keselamatan dan ingatkan risiko tanpa penjagaan.

Tayang:
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
PERLINTASAN KA - Suasana perlintasan sebidang JPL 86 atau dikenal perlintasan KA Ampera yang berlokasi di Jalan Ampera, dekat Stasiun Bekasi Timur pada tanggal 29 April 2026. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo menyampaikan pemasangan palang besi di perlitasan KA tersebut merupakan upaya awal sekaligus langkah proaktif dalam rangka peningkatan keselamatan di perlintasan KA sebidang. 

Dalam kesempatan itu, Dedi menyoroti persoalan perlintasan kereta api yang dinilai masih menjadi masalah serius di berbagai daerah.

Ia menyebut banyaknya jalan baru yang dibangun tanpa melalui lintasan resmi milik PT KAI menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

“Perlintasan kemarin itu problem di mana-mana. Banyak jalan dibangun baru, tapi bukan lintasan resmi PT KAI. Kalau tidak segera diamankan, peristiwa seperti ini akan terus terjadi,” ujar Dedi di rumah duka saat ditemui Wartakotalive.com, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan seluruh perlintasan, baik resmi maupun tidak resmi, harus segera dilengkapi sistem pengamanan untuk mencegah kecelakaan serupa terulang.

Selain itu, Dedi juga menyinggung kondisi wilayah yang padat penduduk, sehingga membutuhkan solusi jangka panjang berupa pembangunan flyover.

Ia menyebut rencana tersebut sudah masuk dalam program pembangunan Jawa Barat, meski pelaksanaannya dilakukan bertahap karena keterbatasan fiskal.

“Dengan kebijakan Pak Presiden yang akan membangun flyover, tentu kami berterima kasih. Itu sangat membantu,” katanya.

Menurutnya, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap penataan perlintasan kereta di berbagai daerah, mengingat banyaknya jalur yang muncul akibat perkembangan kawasan permukiman.

Tindak Tegas Ormas

Terkait adanya dugaan organisasi masyarakat (ormas) menguasai perlintasan KA di kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, Dedi meminta aparat bertindak tegas.

“Tindak tegas ormasnya! Tidak boleh ada yang menguasai sesuatu yang bukan haknya di Jawa Barat,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses pembangunan flyover di Bekasi kini tengah memasuki tahap penyempurnaan Detailed Engineering Design (DED).

Jika anggaran telah tersedia, proyek akan segera masuk tahap lelang dan pelaksanaan.

Dedi juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

Ia berharap tragedi ini menjadi yang terakhir dan menjadi momentum pembenahan infrastruktur transportasi secara menyeluruh.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved