Tabrakan KRL vs Argo Bromo Anggrek
Plt Bupati Bekasi Segera Prioritaskan Pembangunan Flyover di Perlintasan Kereta Api
Asep menerangkan, atas peristiwa ini potensi titik rawan perlintasan kereta api di wilayahnya akan menjadi perhatian.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- Pelakasana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja segera memprioritaskan pembangunan flyover di perlintasan kereta api yang ada di Kabupaten Bekasi.
Langkah itu menyikapi insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
“Jalur kereta api kita cukup rawan, seperti di Lemahabang. Ini perlu jadi perhatian ke depan, seperti Flyover," kata Asep pada Rabu (29/4/2026).
Asep menerangkan, atas peristiwa ini potensi titik rawan perlintasan kereta api di wilayahnya akan menjadi perhatian.
Dirinya telah mengintruksikan Kepala Dinas Perhubungan untuk mendata perlintasan sebidang yang belum memiliki palang pintu otomatis resmi hingga tanpa palang pintu sama sekali.
"Perlu pemetaan dan evaluasi keselamatan, karena adanya flyover ini kan guna tingkatkan keselamatan dan kemacetan yang kerap terjadi diperlintasan kereta api," kata Asep.
Sebelumnya, korban meninggal bertambah menjadi 16 orang, Polisi tengah mengusut insiden kecelakaan beruntun kereta api di Bekasi Timur.
Berdasarkan data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB, total korban mencapai 106 orang. Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia tercatat 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.
Polisi masih selidiki
Di sisi lain, kepolisian tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang terjadi antara KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Koordinasi dilakukan dengan sejumlah pihak terkait guna mengungkap faktor-faktor yang melatarbelakangi insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyatakan, proses penyidikan saat ini masih berlangsung.
Polisi menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna memperoleh hasil investigasi yang komprehensif.
“Sedang dalam penyidikan, berkoordinasi dengan KAI dan KNKT,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor teknis maupun kelalaian.
| Jumlah Korban Tewas Kecelakaan KRL-Argo Bromo di Bekasi Bertambah, Mia Citra Jadi Korban ke-16 |
|
|---|
| Satu Pasien ICU Meninggal, Total Korban Kecelakaan Bekasi Capai 16 |
|
|---|
| Kemenhub Sidak Pool Taksi Green SM di Bekasi, Pastikan Standar Keselamatan |
|
|---|
| Terlelap di Tengah Duka, Beginilah Potret Lelah Petugas Evakuasi Kecelakaan KA Bekasi |
|
|---|
| Rano Karno Akui Jakarta Masih Punya Perlintasan Tak Tertutup, Tapi Dijaga Petugas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Taksi-Green-SM-penyebab-kecelakaan-kereta.jpg)