Berita Bekasi
Komitmen PLN Cikarang Soal Isu Kebocoran Pajak Penerangan Jalan Kabupaten Bekasi
PLN pastikan setoran PPJ tepat waktu dan akurat di tengah isu kebocoran pendapatan daerah.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- PLN UP3 Cikarang menegaskan komitmennya menjaga transparansi dan ketepatan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di tengah isu kebocoran pendapatan daerah.
- PLN juga memperkuat sinergi dengan Bapenda Kabupaten Bekasi untuk memastikan data akurat dan setoran tepat waktu.
- DPRD sebelumnya menyoroti minimnya keterbukaan data pelanggan listrik yang berpotensi memicu kebocoran PAD dan mendorong audit independen.
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - PT PLN (Persero) UP3 Cikarang menjawab terkait potensi kebocoran pendapatan daerah dari sektor Pajak Penerangan Jalan (PPJ).
Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk terus menjaga kualitas layanan sekaligus mendukung pemerintah daerah melalui pengelolaan PPJ yang tepat waktu dan akurat.
“Sinergi dengan pemerintah daerah merupakan bagian penting dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya dalam keterangannya pada Senin (20/4/2026).
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pelayanan publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna memastikan layanan kelistrikan yang optimal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
PLN UP3 Cikarang juga langsung bertemu dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). PLN berkomitmen dalam menjaga ketepatan waktu penyetoran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) serta konsistensi penyajian data yang akurat.
Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang penguatan kerja sama dalam mendukung agenda transisi energi, termasuk mendorong pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari upaya bersama menuju penggunaan energi yang lebih bersih.
Baca juga: 3.355 Jemaah Haji Bekasi Berangkat Bertahap Mulai 23 April 2026
Melalui kolaborasi yang semakin erat ini, Bapenda Kabupaten Bekasi optimistis sinergi dengan PLN Cikarang akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata, baik dalam menjaga kualitas pengelolaan pendapatan daerah maupun dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menuturkan bahwa sinergi antara Bapenda dan PLN Cikarang telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata terhadap optimalisasi penerimaan daerah.
“Di Kabupaten Bekasi pelanggannya di support oleh beberapa perusahaan listrik salah satunya adalah dari PLN Cikarang dan kami apresiasi sekali karena komitmen yang sangat baik melalui penyetoran PPJ yang tepat waktu serta didukung dengan data yang akurat," jelas dia.
"Hal ini sangat membantu kami dalam memastikan pengelolaan pendapatan daerah berjalan secara transparan, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya lagi.
Menurutnya, akurasi data yang disampaikan PLN tidak hanya berperan dalam proses administrasi, tetapi juga menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan fiskal daerah.
Data yang valid memungkinkan pemerintah daerah merumuskan langkah strategis yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Lebih lanjut, Iwan menegaskan bahwa pihaknya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bersama PLN, termasuk dalam upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Hal ini dinilai penting untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran listrik yang secara tidak langsung turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah melalui PPJ.
| 3.355 Jemaah Haji Bekasi Berangkat Bertahap Mulai 23 April 2026 |
|
|---|
| Tak Mau FOMO, Wali Kota Bekasi Tunggu Kajian Soal Pembasmian Ikan Sapu-sapu |
|
|---|
| Korban Tewas Akibat Kebakaran SPBE di Cimuning Kota Bekasi Bertambah Jadi 6 Orang |
|
|---|
| Bapenda Bekasi Minta Maaf soal Tagihan PBB Fantastis, Warga Diminta Segera Lapor |
|
|---|
| Pemkab Bekasi Didesak Membuat Kebijakan Pembatasan Jam Operasional Truk Besar, Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PT-PLN-Persero-UP3-Cikarang-bersama-Kepala-Bapenda-Kabupaten-Bekasi-Iwan-Ridwan.jpg)