Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bekasi

Dorong Bekasi Jadi Kota Global, Tri Ardhianto Minta ASN Kuasai Bahasa Inggris

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong ASN kuasai bahasa Inggris guna mendukung investasi dan target kota bertaraf internasional.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rendy Rutama
BAHASA INGGRIS - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat ditemui di kawasan Pemkot Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi pada Kamis (16/4/2026). Tri mewajibkan ASN Bekasi pakai bahasa Inggris saat rapat WFH, kebijakan ini jadi bagian evaluasi dan peningkatan kinerja. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mendorong peningkatan kemampuan bahasa Inggris bagi ASN sebagai bagian transformasi menuju kota bertaraf internasional.
  • Langkah ini didorong oleh meningkatnya kerja sama dan investasi global. Melalui kebijakan “One Day English”, ASN diwajibkan berbahasa Inggris saat rapat virtual, sekaligus menjadi bagian evaluasi kinerja dan peningkatan kompetensi.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, tengah berupaya mendorong transformasi Kota Bekasi menjadi kota bertaraf internasional. 

Satu upaya yang ditekankan adalah dengan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, khususnya bagi aparatur sipil negara (ASN).

"Karena kan salah satu alasannya aturan ini ingin jadi kota internasional," kata Tri saat ditemui di kawasan Pemkot Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis (16/4/2026).

Tri menjelaskan, geliat investasi dan kerja sama internasional yang mulai terjalin juga menjadi sebagian faktor pendorong pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

"Besok investasi Cina aja kan yang buat sampah sudah datang. Kami sudah kerjasama dengan dua kota di dunia Izumisano (Jepang) dan Seongnam (Korea Selatan), besok mungkin sama Jiangning atau sama Susaki. Nanti kami sedang inisiasi," jelasnya.

Tri menuturkan, hubungan kerja sama dengan beragam kota di luar negeri bukan sekadar formalitas.

Baca juga: Pengamat: Penanganan Sampah Jakarta Harus Dimulai dari Hulu

Namun peluang besar untuk transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas pembangunan di Kota Bekasi.

"Sehingga semakin termotivasi kita untuk terus bisa belajar. Ada hal yang bisa kita implementasikan kok dari hal-hal pada saat kami belajar dengan mereka. Dan ada keuntungan yang bisa kita dapatkan dari mereka," tuturnya.

Sebagai informasi, Tri telah membuat gebrakan baru terhadap pola kerja ASN di lingkungan Pemkot Bekasi.

Gebrakan itu terkait kewajiban penggunaan bahasa Inggris saat pelaksanaan rapat virtual atau live zoom meeting ketika WFH berlangsung.

Secara teknis, setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan memastikan semua jajaran hingga ke staff untuk bersiap di setiap waktu.

Nantinya Kepala OPD, jajaran, dan staff harus melaporkan progres kerja di setiap pagi, siang, dan sore hari. 

Terkhusus pimpinan, nanti akan memberikan arahan, evaluasi, dan perintah terkair target apa yang harus dilaksanakan hari itu.

"Sehingga nanti berkorelasi dengan outputnya pada sore hari, itu nanti korelasinya sama tidak tuh antara yang diperintah dengan yang dikerjain, dan sekarang kami coba perintahnya itu dalam bahasa Inggris. One day English lah," ucapnya.

Tri menegaskan, penerapan bahasa Inggris dalam komunikasi kerja bukan sekadar formalitas.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved