Minggu, 26 April 2026

Berita Bekasi

Fenomena El Nino Godzilla, Wilayah Bekasi Terasa Sangat Panas Hari Ini

El Nino ‘Godzilla’ ramai diperbincangkan, wilayah Bekasi alami fase peralihan musim dengan potensi cuaca ekstrem.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Muhammad Azzam
EL NINO GODZILLA - Suasana Kawasan Deltamas Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi pada Rabu (15/4/2026) siang. Fenomena El Nino Godzilla, wilayah Kabupaten Bekasi terasa sangat panas hari ini. 

Ringkasan Berita:
  • Fenomena El Nino ‘Godzilla’ ramai dibahas karena potensi kemarau panjang pada 2026.
  • BPBD Kabupaten Bekasi menyebut wilayahnya masih dalam masa peralihan musim, ditandai hujan yang masih terjadi.
  • Status siaga darurat hidrometeorologi berlaku hingga 30 April 2026.
  • Warga diimbau hemat air, waspada kebakaran, menjaga lingkungan, serta memantau info cuaca dari BMKG guna mengantisipasi risiko kekeringan dan cuaca ekstrem.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Fenomena El Nino 'Godzilla' ramai menjadi perbincangan masyarakat, khususnya di media sosial.

Istilah ini ramai dibahas karena dikaitkan dengan potensi cuaca ekstrem, yakni kemarau panjang dan penurunan curah hujan di berbagai wilayah di Indonesia.

Fenomena ini diprediksi terjadi selama musim kemarau sekitar April hingga Oktober 2026.

Tak terkecuali wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Seperti pada hari ini, Rabu (15/4/2026) siang, teriknya matahari terasa sangat menyengat pada siang ini.

Akan tetapi, merujuk pada hari sebelumnya, hujan deras turun sepanjang malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi mengatakan Kabupaten Bekasi menghadapi peralihan musim, artinya belum bisa disebut El Nino 'Godzilla'.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Juli hingga September 2026.

Baca juga: Audit Investigasi, Inspektorat Temukan 4 PNS Pemkab Bogor Terindikasi Jual Beli Jabatan

Kondisi cuaca saat ini masih menunjukkan adanya hujan di sejumlah wilayah. Hal ini menjadi perhatian karena Kabupaten Bekasi masih berada dalam status siaga darurat bencana hidrometeorologi.

“Berdasarkan Keputusan Bupati Bekasi Nomor 100.3.3.2/Kep.508-BPBD/2025, status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, abrasi, dan tanah longsor berlaku hingga 30 April 2026,” ujar Dodi Supriadi pada Rabu (5/4/2026).

Dodi menerangkan, dengan kondisi tersebut masyarakat Kabupaten Bekasi diminta agar tidak lengah terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di masa peralihan musim.

BPBD Kabupaten Bekasi juga mengeluarkan sejumlah imbauan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau.

"Masyarakat diminta bijak dalam penggunaan air bersih, termasuk menghemat pemakaian dan segera memperbaiki kebocoran," imbuhnya.

Warga juga turut diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Untuk pencegahan kebakaran warga dihimbau tidak melakukan pembakaran lahan, sampah, atau membuang puntung rokok sembarangan, karena risiko kebakaran meningkat tinggi,” kata Dodi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved