Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Bekasi

Pawai Ogoh-ogoh Digelar di Bulan Ramadan, Tri Adhianto: Simbol Toleransi

Perayaan Hari Raya Nyepi di Bekasi jadi simbol toleransi dan harmoni antarumat.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Rendy Rutama Putra
NYEPI - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama jajaran mengikuti pawai ogoh-ogoh jelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Pura Agung Tirta Buana, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (18/3/2026). Perayaan menjelang Hari Raya Nyepi di Kota Bekasi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. 
Ringkasan Berita:
  • Perayaan menjelang Hari Raya Nyepi di Pura Agung Tirta Buana berlangsung khidmat dengan pawai ogoh-ogoh. 
  • Tri Adhianto menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman.
  • Momentum ini dinilai memperkuat harmoni sosial, terutama di tengah suasana Ramadan.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Perayaan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Kota Bekasi berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Pura Agung Tirta Buana, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (18/3/2026).

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Tri juga nampak membuka pawai ogoh-ogoh yang diikuti oleh umat Hindu di Kota Bekasi

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan toleransi yang terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat.

Orang nomor satu di Kota Bekasi itu menilai, perayaan Nyepi tidak hanya menjadi momen ibadah bagi umat Hindu, namun juga menjadi ruang mempererat persaudaraan antarumat beragama.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dirawat dalam semangat saling menghormati. Inilah kekuatan Kota Bekasi, di mana toleransi hidup dan tumbuh di tengah masyarakat,” kata Tri dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Pangkat dan Matra Anggota TNI, Eksekutor Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Tri berharap, perayaan Nyepi dapat semakin memperkuat harmoni sosial serta menjaga kondusivitas wilayah.

Hal itu tentu sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam merawat keberagaman sebagai kekuatan utama pembangunan daerah.

Ditambah, suasana bulan suci Ramadan tahun ini juga terasa semakin hangat dengan semangat toleransi antarumat beragama yang terus terjaga.

Kebersamaan tersebut tercermin dari rangkaian perayaan lintas keyakinan, mulai dari Cap Go Meh yang berlangsung meriah, hingga perayaan Nyepi yang dijalankan dengan penuh kekhidmatan.

Momentum ini menunjukkan keberagaman di Kota Bekasi bukan menjadi penghalang, namun kekuatan dalam membangun harmoni sosial. 

"Di tengah suasana Ramadan, masyarakat tetap saling menghormati dan memberikan ruang bagi setiap umat untuk menjalankan ibadah dan tradisinya masing-masing dengan damai," pungkasnya. (M37)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved