Rabu, 29 April 2026

Berita Bekasi

Banjir Rendam Puri Cikarang Hijau, Warga Dirikan Dapur Umum

Perumahan Puri Cikarang Hijau masih terendam banjir hingga 60 cm, warga membuka dapur umum untuk bantu pengungsi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota/Muhammad Azzam
DAPUR UMUM - Warga insiatif membangun dapur umum untuk korban banjir di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (24/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Banjir masih merendam Perumahan Puri Cikarang Hijau, Cikarang Utara, dengan ketinggian 30–60 cm akibat hujan deras dan air kiriman. 
  • Warga mengungsi ke masjid dan rumah kerabat serta membutuhkan makanan siap saji dan kebutuhan dasar. 
  • Warga yang tidak terdampak berinisiatif mendirikan dapur umum sebagai aksi kemanusiaan. 
  • Dapur umum menyalurkan hingga 1.500 bungkus makanan per hari, namun kebutuhan warga diperkirakan mencapai 5.000 bungkus per hari.

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi masih terendam banjir pada Sabtu (24/1/2026).

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (18/1/2026) lalu dan kini wilayah tersebut masih terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai 30 hingga 60 sentimeter.

Salah seorang warga, Nadia, mengatakan banjir terjadi akibat hujan deras yang turun tanpa henti.

Selain itu, air kiriman dari beberapa titik lain yang lebih tinggi memperparah kondisi di lingkungan perumahan.

“Hujan deras terus kan ya, kemarin yang paling parah sampai satu meter lebih. Kalau sekarang mulai turun," katanya.

Baca juga: Verdeen Industrial Diesel, Additive Solar B40 Dukung Kinerja Mesin Diesel Industri

Akibat banjir tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke masjid yang berada di dalam lingkungan perumahan.

Sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah sanak saudara di luar kawasan terdampak.

Para pengungsi saat ini sangat membutuhkan bantuan berupa makanan siap saji, obat-obatan, air bersih, serta pakaian bersih.

Banyak warga tidak sempat menyelamatkan pakaian ganti karena air naik secara tiba-tiba dan drastis.

“Kebanyakan warga tidak membawa pakaian ganti karena air naiknya mendadak,” tambah Nadia.

Atas kondisi itu, warga sekitar yang tidak terdampak banjir berinsiatif membuka dapur umum karena korban banjir alat-alat untuk masaknya terendam.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, menyampaikan bahwa pendirian dapur umum di Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, merupakan inisiatif murni kemanusiaan yang digagas oleh warga perumahan yang tidak terdampak banjir.

Menurut Saeful, dapur umum tersebut didirikan karena Desa Karang Asih menjadi salah satu wilayah terdampak banjir cukup parah, sekaligus lokasinya sangat dekat dengan permukiman warga yang membutuhkan bantuan makanan siap saji.

“Ini murni kemanusiaan. Tanpa melihat unsur bendera, lembaga, atau kepentingan apa pun. Kami hadir untuk melayani masyarakat,” kata Saeful Islam.

Ia menjelaskan, dapur umum mulai beroperasi sejak kemarin.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved