Demo

Khawatir Rembet ke Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Ajak Warga Tenang dan tidak Terprovokasi

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang sedikit khawatir melihat tetangganya, Kota Bekasi, ada rusuh oleh massa. Dia pun mengimbau warganya tenang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muhammad Azzam
IMBAUAN TENANG - Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang mengibau warganya tetap tenang, jangan terhasut atas amuk massa yang terjadi di Kota Bekasi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang mengajak masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi pasca aksi demonstrasi yang menelan korban jiwa di Jakarta.

Menurutnya, masyarakat Kabupaten Bekasi harus bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, khususnya isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi,” ujar Ade Kuswara Kunang dalam keterangan pada Senin (1/9/2025).

Baca juga: Ricuh di Bekasi Minggu Malam, Massa Berlarian ke Kawasan Summarecon Bekasi usai Membakar Kabel

Ia menekankan, kondusivitas daerah adalah kunci agar situasi tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga, terutama dalam menghadapi dinamika sosial dan politik.

Warga Kabupaten Bekasi harus menjaga warga dan lingkungannya serta tidak terprovokasi.

“Mari kita tetap menjaga kondusivitas lingkungan persatuan serta persaudaraan ditengah masyarakat dimanapun kita berada,” imbuhnya.

Ade menambahkan, Pemkab Bekasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida) serta tokoh masyarakar telah melakukan koordinasi agar semua elemen maayarakat dapat menjaga Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Pulihkan Kembali Jakarta Timur Pascademo, Pemkot Jaktim Terjunkan Ribuan Pasukan Pelangi

Dirinya mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Bekasi tidak terprovokasi.

"Saya juga menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan," ujarnya. 

"Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan serta kekuatan,” tandasnya. 

Sementara itu, Sejumlah orang tidak dikenal terus melakukan penyerangan terhadap petugas di kawasan Polres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Baca juga: Thomas Djiwandono No Comment soal Isu Sri Mulyani Mundur dari Kabinet

Pantauan jurnalis Tribun Bekasi di lokasi penyerang sudah mulai dilakukan sejak Minggu (31/8/2025) sekira pukul 17.30 WIB, dan kini,  Senin (1/9/2025) sekira pukul 02.58 masih berlangsung.

Petugas gabungan dari TNI dan Polri sebelumnya sudah berupaya membubarkan sejumlah orang tidak dikenal itu pada Senin (1/9/2025) sekira pukul 00.20 WIB.

Petugas gabungan itu berupaya membubarkan sembari beberapa kali menembakan gas air mata kepada orang tidak dikenal tersebut.

Pembubaran dilakukan dengan berjalan bersama menghampiri para orang tidak dikenal tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved