Breaking News

BREAKING NEWS: MENKUMHAM Yasonna Laoly Tegaskan Tidak Ada Sanksi Pidana Penolak Vaksin Covid-19

Editor: Suprapto
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah adanya sanksi pidana bagi warga masyarakat yang menolak program vaksin Covid-19. Yasonna mengatakan itu saat menerima audiensi virtual Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Rabu (13/1/2021).

* Sanksi penolak Vaksin Covid-19 bukan dipidana

* Menkumham: Sanksinya hanya administratif

* Tujuan pemberian sanksi bagi penolak Vaksin Covid-19

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membantah adanya sanksi pidana bagi warga masyarakta yang menolak vaksin.

Meski demikian, kata Yasonna Laoly, masyarakat tetap diimbau untuk ikut program vaksinasi Covid-19.

Di samping itu, mereka yang tidak mengikuti Vaksin Virus Corona atau Vaksin Covid-19 tetap akan diberi sanksi.

Demikian dikatakan Menkumham Yasonna Laoly dalam dialog dengan Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang dipimpin Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S Depari.

Baca juga: Politikus PDIP Ribka Tjiptaning Menolak Divaksin Covid-19, Rela Jual Mobil untuk Bayar Sanksi

Baca juga: Perhatian Bagi Warga Kabupaten Bekasi, Tolak Vaksinasi Covid-19 Bakal Dikenakan Sanksi

"Tidak ada sanksi pidana terkait sanksi ya. Mungkin perlu disampaikan juga terkait Hari Pers Nasional ini," ujar Yasonna Laoly, Rabu (13/1/2021) siang.

Pertemuan Panitia HPN 2021 dengan Menkumham Yasonna Laoly berlangsung secara dalam jaringan (daring) atau online melalui fasilitas zoom meeting.

Apa sanksi buat warga yang menolak vaksin?

Halaman
1234