Gempa Bumi
BMKG Ungkap Penyebab Gempa di Karawang bukan Sesar Baribis, tapi Segmen Citarum
Direktur gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa di Kabupaten Bekasi berasal dari segmen Citarum
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengoreksi kekuatan gempa awal di Kabupaten Bekasi yang terasa hingga Jakarta dan jadi Magnitude 4,7
Sebelumnya, BMKG yang mengedepankan pemberian informasi lebih awal menyatakan kekuatan gempa bumi itu sebesar magnitude 4,9
Direktur gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa tersebut berasal dari segmen Citarum.
Daryono menjelaskan, gempa terjadi akibat proses tektonik yakni West Java back arc thrust itu menukik (dipping) ke arah selatan, episenternya berada di selatan Sesar Baribis.
"Gempa semalam itu pemicunya segmen Citarum bukan Baribis," katanya saat dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Baca juga: Kondisi Terkini Pusat Gempa di Area Persawahan Karawang, Bangunan Rusak Ringan
"Segmen Baribis dalam peta ini ada di timur dekat Kuningan," sambungnya.
Daryono pun memperlihatkan peta sebaran sesar di Jawa Barat.
Dalam Peta tersebut, Daryono menunjukkan pembangkit gempa M 4,7 berada di segmen Citarum.
Sementara itu, segmen Baribis berada jauh di kawasan timur Jawa Barat, meliputi Kuningan hingga Cirebon.
"Coba dilihat gambar tersebut, maka akan tampak sebaran segmen-segmen Sesar dari Sesar Naik Busur Belakang Jabar (West Java Back Arc Thrust). Tampak pembangkit gempa M4,7 tadi malam adalah Segmen Citarum. Dalam peta segmen ini juga ada Baribis tapi ada di timur, dekat Kuningan atau Cirebon,” ungkapnya.
Selanjutnya kata Daryono, episenter gempa Bekasi M 4,7 berada di selatan Segmen Citarum.
Hal ini kata dia, dipengaruhi oleh karakteristik sesar naik yang miring ke arah selatan.
"Episenternya gempa M4,7 semalam ada di ruas selatan Citarum, karena West Java Back-Arc Thrust itu mencelupkan (miring) ke arah selatan, jadi episenter gempa berada di selatan sesar,” imbuhnya.
Baca juga: Puskesmas Roboh di Karawang Bukan karena Gempa, Kena Angin Kencang
Diketahui, Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mencatat tiga kecamatan terdampak gempa bermagnitudo 4,9 dan 4,7 di Karawang, Jawa Barat pada Rabu (20/9/2025) malam.
Berdasarkan data 18 rumah, satu Puskesmas dan Kantor Kecamatan alami kerusakan akibat gempa.
| BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M 7,6 di Maluku Utara, 48 Gempa Susulan Tercatat |
|
|---|
| Begini Paniknya Warga Ternate dan Halmahera Tengah Saat Gempa M 7,6 Guncang Maluku Utara |
|
|---|
| Pagi Mencekam di Timur Indonesia, Gempa 7,6 Magnitudo Picu Status Siaga Tsunami |
|
|---|
| Korban Jiwa Akibat Gempa 7,6 M di Manado, Satu Orang Meninggal dan Satu Luka Berat |
|
|---|
| Detik-detik Mencekam! Gempa Kuat Picu Tsunami, Manado Ikut Terguncang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/gempa-bumi-di-Karawang345.jpg)