Berita Jakarta
Pastikan Pembahasan Raperda KTR Komprehensif dan Partisipatif, Pansus Sentil Absensi SKPD
Farah menilai, kehadiran SKPD penting agar pembahasan Raperda KTR bersifat komprehensif dan partisipatif.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
Menurutnya, perda ini justru dibuat untuk melindungi kesehatan masyarakat tanpa mengorbankan mata pencaharian.
“Perda ini terkait dengan kesehatan dan kita juga sayang kepada para pedagang. Perda ini hak untuk hidup sehat, khususnya terkait asap rokok. Siapapun kita lindungi dengan perda ini dan tidak mengganggu usaha kecil,” ujarnya.
Rapat Pansus KTR akan kembali dilanjutkan pekan depan.
Seluruh anggota pansus sepakat untuk mempercepat penyelesaian Raperda agar bisa disahkan paling lambat pada akhir September.
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| Didominasi Usia Produktif, 7.911 Warga Pendatang Baru Masuk Jakarta setelah Lebaran 2026 |
|
|---|
| Kali Ciliwung Meluap, 2.259 Warga di Kramat Jati dan Jatinegara Jakarta Timur Terdampak Banjir |
|
|---|
| Melihat Guiding Block di Jakarta, Mulai Rusak, Warna Pudar hingga Tertutup Parkir Liar |
|
|---|
| Muscab PKB Jaksel Masuk Tahap Penentuan, Kader Siap Ikuti Keputusan DPP |
|
|---|
| Profil Imam Basori: Anggota Polri yang 'Mewakafkan' Diri Jadi Ketua RT di Jakarta Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ketua-Pansus-Kawasan-Tanpa-Rokok-Farah-Savira.jpg)