Selasa, 9 Juni 2026

Berita Regional

Ahmad Luthfi Tegur Keras Bupati Pati Sudewo Yang Tantang Warga Demo: Jangan Arogan!

Sudewo sempat bilang dirinya tidak takut didemo 50 orang terkait kebijakannya kenaikan PBB-P2 250 persen

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Instagram @patisakpore
VIRAL MEDIA SOSIAL - Kolase Bupati Pati, Sudewo dan tumpukan air mineral yang memenuhi sisi trotoar, mulai dari depan Gerbang Kantor Bupati hingga DPRD Kabupaten pati pada Kamis (7/8/2025) malam. Meski kenaikan pajak telah dibatalkan Sadewo, masyarakat Pati tetap bersikukuh menggelar aksi unjuk rasa pada 13 Agustus 2025 mendatang. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMARANG- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta agar Bupati Pati, Sudewo agar tidak arogan menyikapi aspirasi dari masyarakat

Teguran dari Luthfi menyikapi tantangan dari Sudewo terhadap rakyat

Sudewo sempat bilang dirinya tidak takut didemo 50 orang terkait kebijakannya kenaikan PBB-P2 250 persen

Akibatnya, warga Pati berbondong-bondong turun ke jalan menjawab tantangan dari Sudewo

Sudewo akhirnya meminta maaf dan membatalkan kebijakan tersebut

Ahmad Luthfi mengatakan banyak pertimbangan yang dilakukan untuk mengambil keputusan pembatalan tersebut.

Kebijakan itu diambil untuk masyarakat agar lebih kondusif.

"Karena membangun wilayah kita itu faktor yang utama adalah kondusivitas dan kita doakan agar lebih kondusif lagi," ujarnya.

Menurut Luthfi, teguran kepada Bupati Sudewo mengenai tantangan demo agar tidak menjadi arogan. Pejabat harus lebih lembut, menghargai, sopan dan santun mendengar aspirasi.

"Itu menjadi sifat agar menjadi pelajaran bagi Bupati agar tidak bersifat arogan, lebih soft (lembut), kita harus lebih sopan, santun dalam rangka mendengar aspirasi dari manapun juga," tuturnya.

Sementara itu, Warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah tetap akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada 13 Agustus 2025 mendatang.

Langkah tersebut sudah bulat, meski Bupati Pati, Sudewo sudah membatalkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen.

Komitmen warga untuk tetap menggelar demo pada pekan depan terlihat dari terus berdatangannya logistik di depan Kantor Bupati Pati.

Hingga Kamis (7/8/2025) malam, ratusan dus air mineral terlihat masih datang bersusulan.

Dus-dus air mineral yang ditumpuk setinggi 1,5 meter nampak mengitari gerbang memanjang hampir 40 meter.

Bersamaan dengan tumpukan dus air mineral itu, terlihat sejumlah spanduk dibentangkan. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved