Rabu, 22 April 2026

Berita Jakarta

DPRD DKI Dukung Langkah Pramono Soal Sanksi ASN Main Judi, Ini Alasannya

DPRD DKI Jakarta Dukung Langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Terkait Penerapan Sanksi ASN Bermain Judi, Ini Alasannya

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Dok. PSI Jakarta
JUDI ONLINE- Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Fraksi PSI, William Aditya Sarana. Dirinya mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait sanksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti bermain judi online.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan memberikan sanksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti masih mengulangi bermain judi online usai pembinaan. 

Sanksi dimaksud berupa pembatalan promosi karir bagi ASN tersebut.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mendukung kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tersebut.

Pemberian sanksi itu, dinilai William, cukup proprosional.

Dia memandang, ASN bekerja untuk negara, dan bagi ASN bermain judi online sama saja melanggar hukum, terutama Pasal 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian.

Menurut dia, aliran keuangan para ASN juga perlu diperiksa, sehingga dapat mendeteksi kaitan rekening dengan judi online.

“Kalau misalnya sudah menemukan profil ASN kita yang terkena judi online, mereka harus segera didisiplinkan,” ujar William dari keterangannya pada Senin (28/7/2025).

Meski demikian, kata dia, ASN yang terbukti masih bermain judi online harus ditegur keras. 

“Selanjutnya mereka dapat dilakukan pembinaan, agar tidak mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari,” ucap Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta ini.

ASN Jakarta Main Judi Online Tak Bakal Naik Jabatan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku akan meminta data kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai siapa saja aparatur sipil negara (ASN) Jakarta yang bermain judi oline.

Pasalnya, Kepala PPATK mengungkap ratusan ribu warga Jakarta menjadi pemain judi online.

Dia akan bertindak tegas jika ASN di era kepemimpinannya ikut terlibat.

"Tadi saya sudah sampaikan kepada Kepala PPATK Saya minta secara khusus kepada Bapak Inspektorat untuk meminta data judi online kalau memang ada dari ASN DKI Jakarta," kata Pramono, Kamis (24/7/2025).

Setelah mendapat data siapa saja ASN yang bermain judi online, Pramono menyebut Pemprov DKI akan melakukan pembinaan. 

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved