Kebakaran
Duri Utara Tambora Kerap Kebakaran Hebat, Warga Sebut Minim Alat Pemadam
Kawasan Tambora, Jakarta Barat, merupakan daerah yang rawan kebakaran. Sebab sangat padat, sehingga potensial jika cuaca panas.
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Insiden kebakaran yang menghanguskan 70 bangunan dan 100 KK terdampak di Jalan Pasar Garuda, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Senin (21/7/2025), rupanya bukan pertama kali terjadi.
Menurut salah satu warga setempat bernama Novi (38), kebakaran hebat pernah menghanguskan ratusan rumah dan kontrakan pada 2009 lalu.
"Terjadi itu (kebakaran) tahun 2009 di kontrakan itu. Pernah sempat itu yang ramai banget," kata Novi kepada Warta Kota di lokasi.
Baca juga: 1.653 Kebakaran Terjadi di Jakarta selama 2023–2024, Terbanyak di Jakarta Timur dan Jakarta Barat
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Didesak Perkuat Kesiapsiagaan Warga Buntut Rentetan Kebakaran Telan Korban Jiwa
Karena riwayat kebakaran besar tersebutlah, Novi sempat panik bukan main saat warga berteriak 'kebakaran kebakaran', sesaat setelah api muncul dari salah satu rumah warga.
Ia langsung menyelamatkan sejumlah surat-surat penting dan keluarganya untuk menjauh dari lokasi kejadian.
"Jarang terjadi kebakaran, sekalinya kebakaran, dampaknya besar," jelas Novi.
"Jadi tadi udah enggak bisa dijelasin paniknya kayak apa," lanjutnya.
Kendati demikian, Novi mengungkap bahwa di wilayahnya sangat minim alat pemadam ringan (APAR).
Jangankan 1 rumah 1 APAR, balai RW pun belum memilikinya.
"Enggak ada (APAR) di balai RW," katanya.
Novi berharap, kebakaran untuk kedua kalinya ini dapat menjadi pembelajaran berharga agar ke depan pemerintah setempat bisa membekai warga APAR guna meminimalisir terjadinya kebakaran.
"Harapannya ada lokasi, ada pemadam (APAR), terus kayak buat airnya gitu. Karena kan ini susah kan. Harapannya itu tempat-tempat ya ada kayak tempat penampungan air, atau disediakan alat pemadam kebakaran," kata Novi.
"Terus alatnya beberapa unit, satu unit, satu dua unit. Biar enggak merembat ke mana-mana," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, delapan orang warga dilaporkan mengalami cedera saat membantu memadamkan api pada kebakaran yang melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Pasar Garuda, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Senin (21/7/2025).
Delapan orang tersebut mulanya ditangani oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI), sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat.
| Penjaga Rumah Ungkap Kepanikan saat Kebakaran Rumah yang Menewaskan Anggota BPK di Jagakarsa Jaksel |
|
|---|
| Polisi Selidiki Pemicu Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK Haerul Saleh |
|
|---|
| Kebakaran di Ruang Kerja Haerul Saleh, Penjaga: Sempat Teriak Minta Tolong |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Anggota BPK di Jagakarsa Diduga Dipicu Sisa Tiner Renovasi |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Rumah 3 Lantai di Jagakarsa Kebakaran, Anggota BPK RI Haerul Saleh Tewas |
|
|---|
