Kamis, 9 April 2026

Berita Nasional

Immanuel Ebenezer Klaim Penerima BSU 2025 Mencapai 83 Persen

Immanuel Ebenezer mengatakan, BSU yang disalurkan saat ini ialah periode bulan Juni dan Juli 2025 dengan jumlah Rp 300.000 per bulan

Wartakotalive/Gilbert Sem Sandro
PANTAU PENERIMA BSU - Wapres Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kanan) bersama Wakil Wamenaker RI Immanuel Ebenezer (kiri) saat meninjau penyaluran BSU di Kantor Pos Indonesia, Sukarasa, Kota Tangerang, Banten, Rabu (16/7). 

WARTAKOTALIECOM, TANGERANG - Sebanyak 13,6 juta masyarakat telah menerima program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap ke empat di berbagai wilayah se-Tanah Air.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI Immanuel Ebenezer mengatakan, BSU yang disalurkan saat ini ialah periode bulan Juni dan Juli 2025 dengan jumlah Rp 300.000 per bulan.

"Dari jumlah keseluruhan secara nasional yaitu 15 juta orang, Sudah 83 persen menerima progran BSU dengan jumlah yang didapat Rp 600 ribu, sekali saja karena sudah dirapel," ujar Ebenezer kepada awak media, Rabu (16/7/2025).

Adapun dari 83 persen warga yang menerima BSU, mayoritas diantaranya berada di wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya.

Proses pencairan BSU secara keseluruhan ditargetkan dapat terlaksana hingga akhir Juli 2025 ini.

Masyarakat yang terdata menerima penyaluran BSU dapat melakukan transaksi pada bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti ialah BRI, BNI, Mandiri, BTN, serta Bank Syariah Indonesia (BSI).

Baca juga: Gibran Sambangi Peyaluran BSU di Kantor Pos Tangerang Cuma 20 Menitan

Sementara untuk pekerja yang tidak memiliki rekening bank aktif, pengambilan BSU batch empat juga dapat dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia tanpa adanya potongan biaya pengambilan.

"Terbanyak (penerima BSU) berada di wilayah Jawa dan sekitarnyalah, akhir Juli memang target kita selesai penyalurannya," kata dia 

"Total anggaran dalam penyaluran BSU ini sekitar Rp 8 Triliun dan sudah termasuk ongkos pengiriman kantor pos, makanya tidak ada lagi pemotongan bagi penerima," sambungnya.

Menurut dia, penerima BSU yang berhak menerima Rp 600 ribu memiliki kriteria dengan berdasarkan syarat yang telah ditentukan, melainkan bukan sembarang orang.

Syarat yang ditetapkan ialah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan, aktif sebagai peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan 30 April 2025.

Lalu menerima gaji atau upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta per bulan, diprioritaskan bagi buruh yang belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada periode sebelum penyaluran BSU dilakukan, serta bukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) atau prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

"Dalam pengambilan BSU ada proses verifikasinya, disitu dilihat ada ketentuan-ketentuan kalau mereka memiliki kriteria yang menjadi ketentuan yang kita syaratkan ya nggak terlalu sulit mendapatkannya," ungkapnya.

Baca juga: Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, dan PT Pos Indonesia Siapkan Kanal untuk Cek BSU 2025, SImak Caranya

Guna memastikan langsung proses penyaluran kepada masyarakat tepat sasaran, menteri yang akrab disapa Noel itu mendatangi Kantor Pos Tangerang bersama dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut dia, penerima BSU untuk para pekerja di Kota Tangerang berjumlah 80 orang dan telah terlayani dengan baik oleh PT Kantor Pos Indonesia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved