Pasien di IGD Kerap Overload, Begini Penjelasan RSUD Karawang
Humas RSUD Karawang Abdullah Luthfi membeberkan penyebab membludaknya pasien yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Sigit Nugroho
Abdullah Luthfi menambahkan, sekitar 99 persen pasien yang masuk ke RSUD Karawang menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.
Pasien yang belum terdaftar BPJS namun memiliki KTP Karawang dan sudah tinggal minimal satu tahun, akan dibantu pengajuannya melalui program UHC (Universal Health Coverage).
"Sebagian besar pasien datang dengan kondisi demam tinggi, bahkan sudah lebih dari tiga hari sakit sebelum dibawa ke rumah sakit. Rentang usia pasien cukup merata, baik anak-anak maupun dewasa," tutur Abdullah Luthfi. (MAZ)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Babak Baru Pelayanan RSUD Jakarta, Harmonisasi Rapergub Rampung Dibahas |
|
|---|
| Pemerhati Soroti Siswa SMK di Karawang Tewas Ditikam Kakak Kelas, Kesehatan Mental Jadi Alarm |
|
|---|
| Cafe Balandongan Raja Kami Hadir di Karawang, Padukan Budaya Sunda dan Kuliner Kekinian |
|
|---|
| Hantavirus Terdeteksi di Jabar, Dinkes Pastikan Masih Zero Kasus di Karawang |
|
|---|
| Jaga Keamanan dan Iklim Investasi, TIMPORA Karawang Perketat Pengawasan Orang Asing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kondisi-Instalasi-Gawat-Darurat-IGD-RSUD-Karawang-yang-overload.jpg)