Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nasional

Pengamat UI Ingatkan Dampak PHK, Pengangguran Berpotensi Memicu Orang Jadi Perampok dan Teroris

Saat ini perusahaan seperti berlomba melakukan PHK. Mereka akan lega jika PHK dilakukan setelah mengalami kerugian. Ternyata, dampak sosialnya fatal.

Tayang:
Editor: Valentino Verry
Warta Kota
PENCARI KERJA - Saat ini banyak perusahaan yang melakukan PHK jika merugi. Akibatnya pencari kerja atau pengangguran menumpuk. Mereka pun berlomba mencari lowongan kerja. 

"Kemiskinan saja tidak bisa menyebabkan orang menjadi pelaku teror. Jadi, bukan kemiskinan saja," ucapnya. 

"Artinya, kelompok teroris bisa memanfaatkan orang-orang yang miskin untuk menjadi radikal atau teroris," imbuhnya.

Di sisi lain, Sapto mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dalam mencegah ekstremisme melalui berbagai program sinergis lintas kementerian dan lembaga.

"Yang saya lihat, pencegahan itu yang melakukan bukan hanya pemerintah saja, dalam hal ini BNPT," ujarnya. 

"Tapi juga sudah ada sinergisitas dengan kementerian lainnya dan beberapa LSM yang punya program-program terkait. Artinya, bahwa memang pemerintah sudah melakukan upaya yang optimal dalam mencegah radikalisme," ucap Sapto.

Sebelumnya, Partai Buruh dan Koalisi Serikat Pekerja melaporkan telah terjadi 70.000 PHK sejak awal tahun. 

Sementara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memperkirakan angka PHK sepanjang 2025 bisa menyentuh 250.000 orang.

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News 

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved