Rabu, 6 Mei 2026

Rumah Katon Bagaskara Pernah Terendam Banjir, Kali Jelawe Dikeruk 

Biang keladinya, Kali Grogol dan Kali Jelawe yang berada di dekat rumah Katon sudah dipenuhi lumpur.

Tayang:
Istimewa
PENGERUKAN KALI JELAWE - Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Muhammad Anwar (kiri baju oranye) saat meninjau pengerukan Kali Jelawe di Jalan Hang Lekir IV RW 04, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (23/5/2025) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rumah artis penyanyi, Katon Bagaskara di Jakarta Selatan pernah terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur beberapa waktu lalu. 

Biang keladinya, Kali Grogol dan Kali Jelawe yang berada di dekat rumah Katon sudah dipenuhi lumpur.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, saat ini Kali Jelawe di Jalan Hang Lekir IV RW 04, Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mulai dikeruk. 

Pengerukan yang diprakarsai Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo ini, dalam upaya menindaklanjuti aspirasi masyarakat agar terbebas dari banjir.  

Kata dia, banyak warga mulai dari RT-RW sampai artis penyanyi Katon Bagaskara yang mengeluhkan Kali Jelawe sering meluap. 

"Karena kondisinya memang dangkal dan banyak lumpur, sehingga setiap hujan agak deras, air langsung meluap di permukiman maupun badan jalan maka itu inilah jawabannya, kami lakukan pengerukan," ujar Anwar saat meninjau lokasi pada Jumat (23/5/2025). 

Baca juga: Berkaca Sudin SDA Jaksel, DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Masifkan Pengerukan Kali di Musim Kemarau

Anwar berpesan kepada masyarakat untuk bisa berkontribusi menjaga kebersihan saluran mikro dan makro dengan tidak membuang sampah sembarangan. 

"Sampah-sampah ini bisa menghambat aliran air dan yang mengendap memicu terjadinya pendangkalan. Ayo sama-sama kita jaga kebersihan saluran hingga kali," katanya. 

Sementara itu Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, ada 150 personel dari pasukan biru dan oranye yang mengeruk sedimentasi di Kali Jelawe,  

Pasukan itu terdiri dari Sudin SDA Jakarta Selatan berwarna biru dan Sudin Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan berwarna oranye. 

Santo menjelaskan pengerukan ini dilakukan di Kali Jelawe sepanjang 192 meter dengan lebar 2,5 meter.  

Santo menargetkan, kedalaman kali bisa bertambah satu meter sehingga daya tampung air juga lebih maksimal. 

"Untuk percepatan pengerjaan, kami juga mengerahkan dua ekskavator. Pengerukan di Kali Jelawe dengan volume 320 meter kubik dimulai hari ini dan ditargetkan tuntas dalam tiga pekan," kata Santo.

Baca juga: Pernah Meluap di Era Anies, Sungai Ciliwung Segmen Bukit Duri Terus Dikeruk 

Menurutnya, pengerukan kali, sungai dan saluran penghubung (PHB) sudah dimulai sejak Februari lalu 2025. 

Sebagai contoh pengerukan di Kali Cideng, Kali Grogol, waduk dan saluran PHB. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved