Sabtu, 25 April 2026

Berita Jakarta

Kebut Program STBM, Kasudin Kesehatan Jaktim: Supaya Warga Tak BAB Sembarangan

Kebut Program STBM, Kasudin Kesehatan Jaktim: Supaya Warga Tak BAB Sembarangan

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
SANITASI - Kasudin Kesehatan Jaktim, Herwin Meifendy ditemui usai deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu (18/5/2025). Kelurahan Dukuh menjadi titik ke 26 dari 39 kelurahan yang telah mendeklarasikan STBM di Jaktim. 

Ia pun mengingatkan kepada Kecamatan Kramat Jati untuk memerintahkan jajaran kelurahan agar lebih giat lagi menjalankan program STBM.

Tujuannya adalah demi masyarakat terhindari dari berbagai macam jenis penyakit yang bersumber dari lingkungan kotor.

"Saya pesan agar warga Kelurahan Dukuh yang sudah deklarasi STBM jangan sampai ada lagi ditemukan masyarakat yang buang air besar sembarangan," tegasnya.

Munjirin menerangkan, banyak rumah kontrakan yang masih membuang limbah jamban ke saluran air, karena tidak membuat septic tank.

Ia meminta kepada pemilik rumah kontrakan untuk segera membuat septic tank agar limbahnya tidak mengalir ke kali maupun sungai.

"Pemilik kontrakan tidak punya rasa iba dan tanggungjawab karena semua dibuang ke saluran," imbuhnya.

Sebelumnya, Kecamatan Kramat Jati menggelar deklarasi sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Waduk Dukuh II eks Komplek Departeman Sosial (Depsos), Jakarta Timur, Minggu (18/5/2025).

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin menghadiri acara tersebut guna melihat bagaimana jajarannya kerja bakti membersihkan waduk.

Mengingat, kondisi cuaca tidak menentu karena ketika pagi sampai siang hari panas dan memasuki sore, turun hujan.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara mengatakan, program sanitasi perkotaan yang dijalankan untuk menuju akses pembangunan kesehatan yaitu Jakarta sehat.

Kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat berbasis masyarakat dengan pendekatan preventif.

"STBM ini merupakan program nasional yang berdasarkan Permenkes RI Nomor 43 tahun 2014 tentang STBM," tuturnya, Minggu. 

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp 

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved