Terapi Sel Punca Kini Diyakini Bisa Bantu Meringankan Penyakit Autis Pada Penderitanya

Perkembangan ilmu pengetahuan stem cell atau sel punca di Indonesia terus meningkat seperti membantu meringankan penyakit autis pada penderitanya.

Shutterstock
SEL PUNCA - Perkembangan ilmu pengetahuan stem cell atau sel punca dan turunannya (Secretom & Exsosom) di Indonesia terus meningkat pesat. Dalam terobosan terbarunya, stem cell diketahui bisa membantu meringankan penyakit autis pada penderitanya. 

WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Perkembangan ilmu pengetahuan stem cell atau sel punca dan turunannya (Secretom & Exsosom) di Indonesia terus meningkat pesat. 

Salah satu lembaga yang kerap menghasilkan terobosan di bidang sel punca adalah Asia Stemcell Center yang digawangi oleh Dr. Purwati, dr., Sp.PD, K-PTI, FINASIM dan berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta dan di Jemursari, Surabaya.

Dalam terobosan terbarunya, stem cell diketahui bisa membantu meringankan penyakit autis pada penderitanya.

Seperti diketahui, autisme adalah gangguan perkembangan sistem syaraf yang bisa mempengaruhi interaksi sosial, komunikas, perilaku pada penderitanya.

“Terapi sel punca ini memiliki potensi besar dalam pengobatan autisme. Hal ini karena sel punca bisa membantu memperbaiki jaringan syaraf, sehingga jaringan yang rusak atau abnormal bisa digantikan oleh jaringan yang sehat,” ujar dr. Purwati dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).

Baca juga: Cerita Anak-anak Ikut Workshop Lingkungan Pemilahan Sampah sebagai Upaya Cegah Pemanasan Global

Selanjutnya, dr Purwati juga menjelaskan bahwa sel punca dapat langsung memperbaiki respons daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan pada syaraf, sehingga ganggan autis bisa berkurang.

“Seperti kita ketahui, autisme ini ada hubungannya dengan sistem syaraf imun yang terganggu. dalam hal ini, sel punca dapat mengurangi peradangan dan memperbaiki respons imun. Selain itu, sel punca juga dapat mendukung fungsi dan perkembangan syaraf yang sehat,” tambahnya.

Meski memiliki banyak manfaat, dr Purwati menegaskan bahwa penanganan autis juga sangat tergangung dengan tingkat keparahannya yang bervariasi dari individu ke individu.

“Autisme ini juga memiliki tingkat keparahan yang berbeda, tergantung individu. Dalam hal ini, tentu terapi sel punca bisa menjadi salah satu cara penanganan yang bisa dilakukan, mengingat terapi ini menarget langsung sistem imun, perbaikan jaringan syaraf hingga produksi sistem syaraf yang sehat,” ucap Purwati.(m27)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved