Dukun Cabul

Setelah 14 Tahun Beraksi, Praktik Dukun Cabul di Bekasi Ini Terbongkar, Korban Terbaru 15 Orang

Setelah 14 Tahun Beraksi, Praktik Dukun Cabul di Bekasi Ini Terbongkar, Korban Terbaru 15 Orang

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/ Rendy Rutama
DUKUN CABUL TERBONGKAR - Dugaan praktik dukun cabul berkedok pengobatan alternatif dan layanan spritual yang sudah berjalan selama 14 tahun akhirnya terbongkar. Praktik dukun cabul itu dilakukan di sebuah rumah di Jalan Raya Hankam Gang Masjid Samawa 2 RT 2 RW 6, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, dimana elakunya adalah Murtan (61) yang selama ini dikenal warga sebagai ahli spiritual dan pengobatan alternatif segala penyakit. 

WARTAKOTALIVE.COM, PONDOK MELATI -- Dugaan praktik dukun cabul berkedok pengobatan alternatif dan layanan spritual yang sudah berjalan selama 14 tahun akhirnya terbongkar.

Praktik dukun cabul itu dilakukan di sebuah rumah di Jalan Raya Hankam Gang Masjid Samawa 2 RT 2 RW 6, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Pelakunya adalah Murtan (61) yang selama ini dikenal warga sebagai ahli spiritual dan pengobatan alternatif segala penyakit.

Ketua RT 2 RW 6, Gunam mengatakan dugaan praktik dukun cabul yang dilakukan Murtan di rumahnya tersebut sudah beroperasi selama 14 tahun.

Baca juga: Dukun Cabul Ini Tidak Pandang Usia Sasar Korbannya, Dua Orang Kakek Dicabuli Juga

“Awalnya tahun 2011 waktu itu (mulai beroperasi), ini dari dengar-dengar informasi,” kata Gunam, Selasa (13/5/2025).

Gunam menjelaskan terduga pelaku, Murtan tidak menerapkan tarif tertentu atas layanan spritual dan pengobatan alternatifnya.

Setiap pasien baik laki-laki dan perempuan, katanya dikenakan dengan biaya seikhlasnya.

Biasanya Murtan memberikan sebotol air putih untuk dikonsumsi yang diklaim sebagai air sakti.

“Penyakit itu ada yang minta diurut. Ada orang kesurupan minta air. Terus kalau selama saya tahu itu, waktu itu ngobatin kesurupan, semacam kayak orang minta air buat orangtuanya, cuma itu aja yang saya tahu,” jelasnya.

Menurut Gunam awalnya ia sempat terkejut setelah mengetahui adanya informasi praktik dukun cabul yang dilakukan Murtan kepada para pasiennya.

Terlebih, kata Gunam, saat ia mendapatkan informasi itu, sudah sekitar 15 wanita yang diduga telah dicabuli Murtan.

“Ya kalau sementara ini ada 15 ya (terduga korban). Sekitar 15 orang yang saya tahu dari catatan korban-korban kemarin. Kalau sementara ini, korban berasal dari lingkungan sini sama kota Bekasi aja sih (korbannya),” tuturnya.

Gunam menyampaikan dirinya sempat tidak menyangka Murtan melakukan pencabulan karena dikenal sosok yang agamis.

“Kayaknya kecurigaan sih tidak  ada sih. Karena keluar masuknya (pasien) itu tidak bareng-bareng. Kalau pengajian itu emang tiap malam Jumat ada. Dimulainya jam 24.00 WIB sampai jam 04.00 WIB waktu subuh, tiap malam Jumat tuh ada pengajian juga,” ucapnya.

Gunam menegaskan saat ini rumah tempat praktik dukun cabul Murtan sudah disegel pihak Satpol PP.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved