Selasa, 12 Mei 2026

Kejuaraan Panahan Antarpelajar MI dan SD di Kudus, Ikhtiar Mencetak Atlet Panahan Masa Depan

Demi meningkatkan level, penyelenggara membuka kategori baru kejuaraan panahan antarsiswa MI dan SD yang diikuti siswa 10 serta 12 tahun.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eko Priyono
Warta Kota/HO/Mgpcom
Atlet panahan bersiap meluncurkan busur panah miliknya pada kejuaraan panahan "MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 1" di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (11/5/2025). Kejuaraan ini diikuti 428 peserta dan diharapkan melahirkan atlet panahan yang kelak akan berlaga di panggung dunia. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Demi meningkatkan level, penyelenggara membuka kategori baru kejuaraan panahan antarsiswa Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar kelompok umur 10 dan 12 tahun seri 1 tahun 2025 yang berlangsung 9-11 Mei di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Kejuaraan bertajuk "MilkLife Archery Challenge 2025" yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife berkolaborasi dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kudus ini diikuti 428 peserta.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan jumlah peserta tahun ini lebih banyak ketimbang tahun lalu (357 peserta).

Ke-428 peserta berasal dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) di Kudus serta beberapa kota di sekitarnya seperti Jepara, Pati, Rembang, hingga Semarang.

Ada empat kategori nomor yang dilombakan yakni PVC kelompok umur (KU) 10, PVC KU 12, Nasional KU 12, dan nomor terbaru: Nasional (standar bow) KU 10.

"Di seri perdana tahun ini kami membuka kategori Nasional KU 10 agar suasana kompetisinya semakin meruncing. Jadi setiap peserta punya lawan yang sepadan, tinggal adu skill siapa yang tembakannya paling akurat dan mengumpulkan poin terbanyak. Antusiasme pun cukup tinggi bahkan ada peserta yang dari Wonogiri, Magelang, Sragen, Solo. Ini membuktikan bahwa sebenarnya banyak talenta-talenta muda yang menggeluti panahan khususnya di wilayah Jawa Tengah," kata Yoppy melalui keterangan yang diterima, Minggu (11/5/2025).

Yoppy menambahkan kejuaraan tahun ini bakal digelar dua kali. Seri kedua dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang. Ia berharap kejuaraan ini kelak menghasilkan atlet Indonesia yang berkiprah di panggung dunia.

"Kami berkomitmen mewadahi calon atlet panahan dengan kejuaraan yang rutin digelar setiap tahunnya. Dengan begitu, diharapkan semakin banyak yang mencintai dan menekuni olahraga panahan, serta menjadi pahlawan di kejuaraan internasional untuk mengharumkan Bumi Pertiwi," ujarnya.

Wakil Ketua Umum II Pembinaan dan Prestasi PB Perpani, Abdul Razak mengapresiasi kejuaraan ini. Ia mengatakan, "Kejuaraan ini sekaligus memasyarakatkan olahraga panahan serta membantu suplai calon atlet berkualitas yang nantinya bergabung di pelatnas".

Persaingan sengit

Sementara itu, perebutan gelar juara berlangsung seru dan menegangkan. Para finalis yang berlaga, Minggu (11/5/2025) saling kejar mengejar poin, beradu mental dan konsentrasi melepaskan busur panah untuk meraih podium tertinggi.

SD Al Islam Pengkol Jepara sukses menyegel predikat juara umum turnamen usai mengemas perolehan medali di sektor individu (1 perak dan 1 perunggu) serta di beregu (1 emas dan 1 perak).

Pelatih SD Al Islam Pengkol, Yulianto mengatakan ia menerjunkan sembilaan atlet binaan pada kejuaraan ini. Berkat latihan intensif, timnya berhasil menempatkan diri di podium tertinggi.

"Tahun lalu kami belum mendapat prestasi tapi sekarang kami bisa menjadi juara umum. Ini suatu kebanggaan dan kami berharap bisa mempertahankan gelar di seri berikutnya. Kejuaraan ini sangat positif karena sebagai wadah para atlet junior mengasah kemampuan dan berkompetisi, sehingga hasil dari latihan bisa dimaksimalkan dan menambah jam terbang," kata Yulianto.

Dari nomor PVC KU 12, di nomor putra Arsakha Dipo Sulistiyo dari SDN Tlogowungu 03 Pati berhasil mengandaskan Ahmad Maulana Umar Al Fatih dari MIM Al Tanbih Kudus dengan set point 7-1 (111-99). Sedangkan pada sektor putri, Syanum dari SDIT Amal Insani Jepara menjadi juara usai mengalahkan Khayla Sabriena Rizky asal SD Al Islam Pengkol Jepara lewat set point 6-0 (86-77).

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved