Berita Regional
Tanggapi Kritik dari Pengamat HAM dan Ahli Perkembangan Anak, Dedi Mulyadi: Mari Berpikir Rasional
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons berbagai kritik dari pengamat hak asasi manusia dan ahli perkembangan anak. Ini kata Dedi Mulyadi.
"Ini sedang kami benahi pelan-pelan," tegas Dedi Mulyadi.
Dedi juga mengaku heran karena belum pernah melihat ada larangan resmi dari sekolah terkait penggunaan motor dan knalpot brong oleh siswa.
"Selama ini sekolah membiarkan," katanya.
Baca juga: Ada Larangan dari Dedi Mulyadi, Banyak Pelajar di Kota Depok Jawa Barat Tetap Naik Motor ke Sekolah
Menanggapi kritik bahwa gubernur harus menciptakan rumah-tangga yang nyaman bagi anak, Dedi Mulyadi menganggap tudingan itu tidak rasional.
"Kalau ibu-bapak bertengkar setiap hari, apa gubernur harus datang ke setiap rumah dan melarang mereka bertengkar di depan anaknya? Rumah-tangga jumlahnya jutaan, itu tidak mungkin," ucapnya.
Sebagai solusi jangka pendek, ia menggandeng TNI dalam program pendidikan disiplin di sekolah.
Baca juga: Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025, Dedi Mulyadi Gelar Syukuran untuk Rayakan Keberhasilan Persib
Ia membantah keras anggapan pelibatan TNI adalah bentuk pelanggaran HAM.
"Paskibraka dilatih TNI, guru di Papua diajari TNI, pramuka ada SAKA yang dilatih TNI, itu semua pendidikan, mari berpikir rasional," tegas Dedi Mulyadi.
Ia menutup pernyataannya dengan seruan untuk berhenti berdebat tanpa aksi nyata.
Baca juga: Berbeda dengan Dedi Mulyadi, Ini Cara Bupati Karawang Aep Syaepuloh Bentuk Karakter Siswa Nakal
"Negeri ini butuh sentuhan, butuh langkah nyata, kalau bicara tawuran, di Jakarta itu tiap hari ada, anak jalanan dieksploitasi, tapi tak ada tindakan," ucap Dedi.
"Giliran ada tindakan, ributnya luar biasa, daripada ribut terus menerus, yuk kita berbagi tugas, mana bagian saya sadarkan siswa, mana bagian lain yang juga menyadarkan siswa," lanjut dia.
"Negeri ini hanya bisa dibangun dengan kesadaran, bukan pertengkaran," kata Dedi Mulyadi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jawab Kritik, Dedi Mulyadi: Negeri Ini Hanya Bisa Dibangun dengan Kesadaran"
kebijakan Dedi Mulyadi
larangan Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
anak bermasalah
siswa bermasalah
| THM Cafe Ladies K Ngawi Nekat Beroperasi Meski Perizinan Masih Misterius |
|
|---|
| Mobil Kepala Dinas Tabrak Orang di Depan SD Sukaratu Pandeglang Banten, Pedagang dan Siswa Meninggal |
|
|---|
| Perkuat Ketahanan Pangan, Penanaman Bibit Padi Unggul di Carita Banten Libatkan Petani Lokal |
|
|---|
| Seluk Beluk Jembatan Cangar di Batu yang Viral Usai Jadi Tempat Loncat |
|
|---|
| Detik-detik Ketua DPRD Magetan Menangis Histeris Digiring ke Mobil Tahanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-kampung-baru.jpg)