Kamis, 23 April 2026

Berita Nasional

Datang ke Kampung Baru Depok, Warga Teriaki Dedi Mulyadi Presiden 2029

Popularitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ini melambung, berkat sepak terjangnya yang selalu diviralkan. Dia pun digadang-gadang jadi capres.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Valentino Verry
warta kota/m rifqi
DEDI MULYADI KE DEPOK - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengunjungi Kampung Baru, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Kamis (8/5/2025). Dia pun disambut warga dengan teriakan Presiden 2029. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mengunjungi warga di lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (8/5/2025).

Kedatangan Kang Dedi, sapaannya itu, disambut meriah oleh warga sekitar hingga mengerumuninya.

Bahkan, saat Kang Dedi mendengarkan curhatan warga, beberapa orang meneriaki “Presiden 1 2029” atau “RI 1”.

Kedatangan ‘Bapak Aing’ itu juga menjadi rebutan warga untuk ber-swafoto, terutama kaum ibu-ibu.

Baca juga: Dedi Mulyadi Tidak Main-main Soal Kirim Siswa ke Barak Militer, Bupati-Wali Kota Wajib Patuhi Aturan

Kedatangan Kang Dedi, bertujuan untuk menindaklanjuti pendataan warga yang mendiami wilayah tersebut.

Pasalnya, terdapat ratusan warga di Kampung Baru yang tidak memiliki KTP sesuai domisili dan menempati lahan secara ilegal.

Nantinya, Kang Dedi akan bersurat ke Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) dan PT PP Property selaku pemilik lahan.

Surat tersebut untuk memohon kejelasan tindakan yang akan dilakukan pemilik lahan, apakah akan memberikan kepada warga atau tetap dikuasai.

Baca juga: PKS Kritik Kepemimpinan Dedi Mulyadi yang One Man Show, Kinerja Anak Buah Seolah Terabaikan

“Saya tidak bisa memutuskan itu kan kewenangannya bukan di Gubernur, kan kewenangannya di pemilik lahan,” ungkapnya.

“Pemilik lahannya kan tiga, Pemkot, Setneg, dengan PP,” sambungnya.

Dalam persoalan ini, Gubernur Jabar hanya berperan sebagai penengah agar semuanya ada solusi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah menjelaskan, total penduduk yang mendiami tanah milik Mensesneg dan Pemkot Depok berjumlah 91 kepala keluarga.

“Pendataan yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Depok beserta jajaran itu dilakukan di lahan Setneg dan di lahan Pemerintah kota Depok,” kata Chandra.

“Di mana dari pendataan tersebut terdapat 91 kepala keluarga dan terdiri dari 299 jiwa yang tinggal di sana,” sambungnya.

Sebanyak 299 warga tersebut belum termasuk mereka yang menempati lahan milik PT PP Property.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved