Berita Nasional
Datang ke Kampung Baru Depok, Warga Teriaki Dedi Mulyadi Presiden 2029
Popularitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat ini melambung, berkat sepak terjangnya yang selalu diviralkan. Dia pun digadang-gadang jadi capres.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mengunjungi warga di lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (8/5/2025).
Kedatangan Kang Dedi, sapaannya itu, disambut meriah oleh warga sekitar hingga mengerumuninya.
Bahkan, saat Kang Dedi mendengarkan curhatan warga, beberapa orang meneriaki “Presiden 1 2029” atau “RI 1”.
Kedatangan ‘Bapak Aing’ itu juga menjadi rebutan warga untuk ber-swafoto, terutama kaum ibu-ibu.
Baca juga: Dedi Mulyadi Tidak Main-main Soal Kirim Siswa ke Barak Militer, Bupati-Wali Kota Wajib Patuhi Aturan
Kedatangan Kang Dedi, bertujuan untuk menindaklanjuti pendataan warga yang mendiami wilayah tersebut.
Pasalnya, terdapat ratusan warga di Kampung Baru yang tidak memiliki KTP sesuai domisili dan menempati lahan secara ilegal.
Nantinya, Kang Dedi akan bersurat ke Kementerian Sekretariat Negara (Mensesneg) dan PT PP Property selaku pemilik lahan.
Surat tersebut untuk memohon kejelasan tindakan yang akan dilakukan pemilik lahan, apakah akan memberikan kepada warga atau tetap dikuasai.
Baca juga: PKS Kritik Kepemimpinan Dedi Mulyadi yang One Man Show, Kinerja Anak Buah Seolah Terabaikan
“Saya tidak bisa memutuskan itu kan kewenangannya bukan di Gubernur, kan kewenangannya di pemilik lahan,” ungkapnya.
“Pemilik lahannya kan tiga, Pemkot, Setneg, dengan PP,” sambungnya.
Dalam persoalan ini, Gubernur Jabar hanya berperan sebagai penengah agar semuanya ada solusi.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah menjelaskan, total penduduk yang mendiami tanah milik Mensesneg dan Pemkot Depok berjumlah 91 kepala keluarga.
“Pendataan yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Depok beserta jajaran itu dilakukan di lahan Setneg dan di lahan Pemerintah kota Depok,” kata Chandra.
“Di mana dari pendataan tersebut terdapat 91 kepala keluarga dan terdiri dari 299 jiwa yang tinggal di sana,” sambungnya.
Sebanyak 299 warga tersebut belum termasuk mereka yang menempati lahan milik PT PP Property.
| FKPPI Soroti Pentingnya Kemerdekaan Mental Rakyat Indonesia |
|
|---|
| APKESMI Kukuhkan Pengurus Baru, Dorong Akselerasi Transformasi Kesehatan Nasional |
|
|---|
| KAI Gandeng Huawei dan SURGE, Perkuat Layanan Berbasis 5G |
|
|---|
| Aksi Ricuh Dinilai Ditunggangi Provokator, Warga Diminta Waspada |
|
|---|
| CMNP Yakin Menang Gugatan Rp 119 Triliun Lawan Bos Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dedi-mulyadi-kampung-baru.jpg)