Rabu, 3 Juni 2026

Polemik Ijazah Palsu

Prabowo Bela Jokowi yang Keaslian Ijazahkan Diragukan, Begini Pernyataanya

Prabowo menyebut, pihak yang mempermasalahkan ijazah Jokowi adalah orang yang tidak menyukai sosok Jokowi

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com/Handout
BELA JOKOWI- Presiden RI Prabowo Subianto menyebut bahwa ada pihak yang tidak suka dengan kepemimpinan Jokowi selama 10 tahun sehingga menggulirkan isu ijazah palsu. (Tribunnews.com/Handout) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alfian Firmansyah 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengaku heran karena keaslian ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo alias dipersoalkan sejumlah pihak. 

Bahkan, ia bertanya-tanya apakah ijazahnya juga akan dipersoalkan. 

Hal ini disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025).

Awalnya, Prabowo mulanya membantah menjadi boneka Jokowi. 

Ia menegaskan, hanya sebatas konsultasi dan meminta saran.

Kemudian Prabowo pun menyinggung soal polemik ijazah Jokowi. 

Baca juga: Presiden Prabowo Geram Dituding Jadi Bonekanya Jokowi: Saya Cuma Konsultasi, Minta Saran

Dia menyebut, pihak yang mempermasalahkan ijazah Jokowi adalah orang yang tidak menyukai sosok Jokowi

"Pak Jokowi berhasil 10 tahun (mempimpin Indonesia) orang suka tidak suka. Masalah ijazah dipersoalkan. Nanti ijazah saya ditanya-tanya, iya kan?" kata Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo juga menyinggung soal dirinya yang kerap dianggap sebagai presiden boneka hanya karena sering berkonsultasi dengan Jokowi. 

"Saya dibilang apa itu namanya presiden boneka, saya dikendalikan oleh Pak Jokowi, seolah Pak Jokowi tiap malam telepon saya," ucap dia.

Lantas Prabowo dengan tegas membantah dirinya presiden boneka yang dikendalikan oleh Jokowi. 

Prabowo menyebut, yang ia lakukan selama ini hanya konsultasi dan meminta saran, terlebih Jokowi berhasil memimpin Indonesia selama dua periode atau 10 tahun.

"Bahwa kita konsultasi, ya itu seorang pemimpin yang bijak, ya konsultasi, minta pendapat, minta saran, beliau 10 tahun berkuasa, saya meminta saya menghadap beliau tidak ada masalah, saya menghadap Pak SBY tak ada masalah, saya menghadap Ibu Mega, tidak ada masalah," tutur Prabowo.

"Kalau bisa menghadap Gus Dur kalau bisa, menghadap Pak Harto, menghadap Bung Karno kalau bisa, minta pandangan, minta saran," pungkasnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved