Paus Fransiskus Meninggal Dunia
Berikut Cara dan Proses Pemilihan Sosok yang Bakal Gantikan Mendiang Paus Fransiskus
Konklaf Kepausan akan memberikan suara untuk memilih Paus baru atau penerus Paus Fransiskus yang wafat pada Senin (21/4/2025).
Konklaf Kepausan dibentuk pada dua atau tiga minggu setelah wafatnya atau pengunduran diri Paus yang sedang menjabat.
Hal ini memungkinkan masa berkabung selama sembilan hari dan para Kardinal dari seluruh dunia untuk datang ke Vatikan.
Konklaf tahun 2013 yang memilih Paus Fransiskus dimulai hanya 12 hari setelah pengunduran diri pendahulunya, Benediktus XVI.
Baca juga: Mengenang Kesederhanaan Paus Fransiskus di Indonesia, Tolak Mobil Mewah dan Duduk di Samping Sopir
Waktu untuk Memilih Paus Baru
Proses pemilihan Paus baru bisa memakan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan lebih lama, tergantung para Kardinal menyelesaikannya.
Setiap hari, konklaf dapat mengadakan hingga empat putaran pemungutan suara untuk mencoba mencapai mayoritas dua pertiga yang dibutuhkan.
Jika, setelah 33 putaran, masih belum ada keputusan, dua kandidat teratas akan saling bersaing dalam pemungutan suara putaran kedua.
Pemilihan tiga Paus terakhir berlangsung relatif cepat dengan masing-masing hanya berlangsung beberapa hari.
Namun secara historis, pemilihan terkadang berlangsung lebih lama.
Konklaf kepausan yang memilih Paus Gregorius X pada tahun 1271 berlangsung hampir tiga tahun karena pertikaian politik yang sengit.
Pengganti Paus Fransiskus
Kini muncul pertanyaan siapa pengganti Paus Fransiskus untuk jadi pemimpin umat Katolik di dunia yang memiliki 1,39 miliar pengikut.
Dari 138 Kardinal yang memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam konklaf, ada 110 yang ditunjuk oleh Paus Fransiskus.
Kelompok ini secara signifikan lebih beragam dibanding pemilihan Paus sebelumnya dengan representasi yang lebih banyak dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Hal itu mencerminkan tujuan Paus Fransiskus untuk mencerminkan jangkauan global Gereja Katolik.
| Dubes Vatikan Pimpin Misa Mendiang Paus Fransiskus di Katedral Jakarta, Ini Pesan Mgr Pierro Pioppo |
|
|---|
| Citra Israel Rusak Usai Hapus Postingan Belasungkawa atas Wafatnya Paus Fransiskus |
|
|---|
| Jenazah Paus Fransiskus Dimakamkan Sabtu Ini, Dihadiri Donald Trump dan Sejumlah Pemimpin Dunia |
|
|---|
| Pejabat Vatikan Menyegel Kediaman Paus Fransiskus, Jadi Tanda Masa Berkabung Resmi Dimulai |
|
|---|
| Tidak di Vatikan, Paus Fransiskus Minta Dimakamkan di Basilika Santa Maria Mayor, Gereja Favoritenya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pemimpin-Katolik-Dunia-Paus-Fransiskus-meninggal-dunia-Senin-2142025.jpg)